Presiden Akan Tolak Rekomendasi Pansus Century


TEMPO Interaktif, Kopenhagen - Konferensi pers belum juga dimulai. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih berada di ruangan Bella Center, lokasi KTT perubahan iklim. Wartawan masih menunggu di lantai dua Hotel Crown, dimanas Yudhoyono dan delegasi Indonesia menginap.

Menurut sumber di kalangan dekat Yudhoyono, rekomendasi Pansus angket Century tak punya basis hukum yang kuat. Soalnya, rekomendasi penonaktifan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani harus mempunyai dua syarat: penonaktifan berlaku sepanjang tidak bisa menjamin tugasnya dalam penyelenggaraan negara tidak terganggu dan mensyaratkan harus sesuai dengan undang-undang.

Aturan mundur itu tidak ditemukan dalam syarat tersebut. Itu sebabnya demokrat tidak tenang2 aja. Konfrensi pers nanti diduga akan bicara itu.

ARIF ZULKIFLI (KOPENHAGEN)

Komentar (5)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Wapres dan Menkeu tak perlu non aktif. Asalkan beliau2 itu jujur dalam mengungkapkan alasan bail out Bank Century. Terutama Wapres, karena sebagai Gubernur BI, beliau menurut BPK tidak memberikan data yang lengkap kepada Ketua KSSK.
0
0
Mencermati pernyataan dan sikap politik SBY sejak bergulirnya kasus KPK, dan kasus Bank Century, akan semakin dugaan bahwa presiden ini adalah presiden paling tak bersih dalam sejarah RI. Kalau bersih diri, kasus KPK dan Bank Century dalam tempo singkat selesai, dan tak menimbulkan riak2 gelombang sosial yg mengganggu jalannya hidup negara ini.
0
0
Terus berjalan untuk melaksanakan Tugas Negara dan Amanat Rakyat. Jangan sedikit sedikit Mundur / Non Aktif karena ada masalah & Goncangan. Belum tentu pengantinya sebaik mereka. Negara kita ini harus Maju, Butuh Pimpinan yang bijak. Negara Aman dan Stabil Ekonomi nya. Agar Rakyat Makmur.Laksanakan Tugas sampai selesai P. SBY, P. Budi, Bu Sri.
0
0
Tolak..tolak..tolak...tolak.......harga mati titik.
0
0
Terlalu mengada kalau Pansus menuntut non aktif Wapres dan Sri Mulyani. Setuju dengan sikap presiden tapi harus tegas dan jangan sampai dibiarkan bola panas beredar. Dasar hukumnya tidak ada dan sudah bolak balik. Wapres dipilih oleh rakyat bukan DPR, DPR hanya membuat UU dan menyatakan bahwa seseorang di non aktifkan kalau sudah tersangka/terdakwa. Nah Sri Mulyani dan Budiono belum tersangka tapi baru pansus dalam invetigasi proses dalam penggolontoran dana Billout untuk Bank Century. Makanya Pansus jangan berpolemik untuk menjatuhkan seseorang.

Musik/Film

Wajib Baca!
X