Napi Kabur, Menteri Patrialis Minta Seluruh Penjara Pakai CCTV  

patrialis akbarTEMPO Interaktif, BANDUNG- Kaburnya Rasyid Darwis, terpidana seumur hidup kasus pembunuhan dari Penjara Sukamiskin, Bandung membuat Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar meninjau lagi sistem keamanan di penjara.

Ia minta seluruh aparatnya yang bertugas di penjara, lebih memperketat pengawasan pada penghuni. Termasuk mengupayakan penambahan aparat sipir dan fasilitas pengawasan penjara seperti senjata dan closed circuit television khusus (CCTV). " Wajib hukumnya di LP seperti Sukamiskin dilengkapi CCTV" kata Patrialis Akbar saat meninjau Sukamiskin, Ahad (20/12) malam.

Akbar juga menyoal soal sistem keamanan yang dimiliki penjara Sukamiskin. Menurutnya, pola pengamanan masih kalah dibandingkan dengan pola yang dipakai narapidana seperti Rasyid, untuk melarikan diri. "Aksi mereka lebih canggih" ujarnya.

Akbar juga merujuk soal peralatan CCTV yang ada di Penjara Sukamiskin. Selain tidak canggih, juga banyak yang ternyata tidak bisa merekam. Ia memastikan, materi ini akan menjadi bahan evaluasi Departemen Hukum.

Rasyid sendiri berhasil kabur dari Penjara, dengan bantuan kawannya yang berpura-pura menjadi pembesuk. Peristiwa ini memakan korban satu sipir penjaga pintu gerbang penjara bernama Asep (45), yang terluka parah kena tembak pistol orang luar yang membantu pelarian Rasyid.

ERICK P HARDI