Korban Pendakian Gunung Lawu Berangkat Secara Terpisah

TEMPO Interaktif, Magetan - Anggota Anak Gunung Lawu (relawan di pos pantau Cemoro Kandang), Iwan mengatakan rombongan pendaki asal Paguyuban Condro Mowo yang menjadi korban dalam pendakian Gunung Lawu memulai pemberangkatan secara terpisah.

Sebanyak 25 pendaki berangkat dari pos Cemoro Sewu Kabupaten Magetan, 25 pendaki berangkat dari Jogorogo Kabupaten Ngawi, dan 5 orang berangkat dari pos Cemoro Kandang Kabupaten Karanganyar. Mereka diperikirakan dalam waktu yang bersamaan, Minggu siang kemarin.

Menurut Iwan, dua pendaki yang berangkat dari pos Cemoro Kandang diketahui telah turun dari pendakian. Mereka turun menjelang sore, sebelum ada jatuh korban tewas dalam rombongan mereka. “Ini karena, keduanya tidak mengabarkan adanya korban di pos pantau,” kata dia memberikan dasar perkiraannya.

Dia memperkirakan korban meninggal pada sebelum pukul lima sore. Dugaan ini didasarkan pada laporan dari seorang warga yang berjualan di Argo Dalem ke pos Cemoro Sewu pada pukul lima sore.

Pos Cemoro Kandang yang terletak di Kabupaten Karanganyar akan menjadi pusat pos evakuasi bagi korban pendakian di Gunung Lawu. Jalur perjalanan menuju puncak dari pos ini dinilai lebih mudah. Sehingga cukup membantu proses evakuasi yang dilakukan. “Biar lebih mudah menggotong,” kata dia.

 

ANANG ZAKARIA