foto

TEMPO/Subekti

Wapres Boediono Janji Prioritaskan Listrik Kalimantan Timur dan Riau  

boedionoTEMPO Interaktif, Balikpapan - Wakil Presiden Boediono berjanji pemerintah akan memprioritaskan pembangunan energi listrik di Provinsi Kalimantan Timur dan Riau. Komitmen tersebut disampaikan Boediono pada pejabat Balikpapan saat singgah di Bandar Udara Sepinggan. "Pak Boediono yang omong langsung," kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Balikpapan, Sukri Wahid, Senin (28/12).

Pesawat jet Wapres Boediono, Senin (28/12) pukul 08.30 Wita terpaksa harus membelokan arah dan mendarat di Bandar Udara Sepinggan Balikpapan Kalimantan Timur. Pilot pesawat jet mengubah tujuan semula setelah terkendala cuaca buruk di kawasan udara Indonesia Timur serta melanjutkan perjalanan pukul 09.15 Wita.

Sukri mengatakan, pemerintah menilai dua provinsi ini mempunyai sumber daya alam untuk bahan bakar pembangkit listrik PT PLN. Kepemilikan sumber daya alam akan menekan biaya produksi listrik yang mesti disubsidi pemerintah daerah. "Khususnya pembangkit bahan bakar gas dan batu bara, biaya lebih murah," ucapnya.

Komitmen pemerintah itu dengan memasukan rencana pembangunan listrik Kalimantan Timur dan Riau tersebut dalam program 100 hari Kabinet Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Tahap awal pembangunan pembangkit listrik dimulai 2010 dengan penyelesaian pada 2011.
Sukri senang bila rencana pembangunan listrik di Kalimantan Timur segera direalisasikan.

Dia mengatakan, kota dan kabupaten di Kalimantan Timur sudah mengalami krisis listrik sejak bertahun lalu. PLN Kalimantan Timur mengalami defisit 20 megawatt di Sistem Mahakam dari beban puncak 200 megawatt. Pembangkit listrik PLN Kalimantan Timur hanya mampu menghasilkan 180 megawatt listrik untuk kawasan Balikpapan, Paser, Penajam Paser Utara, Samarinda, dan Kutai Kartanegara.

Akibatnya, PLN rutin melakukan pemadaman listrik untuk pelanggan industri dan rumah tangga. Kondisi ini sering dituding memperlambat pertumbuhan perekonomian Kalimantan Timur.

Saat di Balikpapan, Boediono didampingi Menteri Perikanan dan Kelautan, Fadel Muhammad serta Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Darwin Saleh dalam tujuan ke Menado Sulawesi Utara. Rencananya, Boediono akan mengunjungi aktifitas bongkar muat ikan di Pelabuhan Perikanan Bitung Sulawesi Utara.

SG WIBISONO