Ribuan wisatawan menikmati liburan Pantai Kuta, Bali, Minggu (20/9). Sejumlah obyek wisata di Pulau Bali mulai dipadati pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengisi liburan Idul Fitri 1430 H. ANTARA/Nyoman Budhiana
Topik
Agar Berlibur Jadi Mabrur
TEMPO Interaktif, Menjelang tahun baru, Fira Basuki punya segudang rencana. Salah satunya adalah berlibur di satu resor di kawasan Bandung, Jawa Barat. Di sana, ia dan teman-temannya akan berkumpul untuk menghabiskan malam pergantian tahun. Fira menjadikan liburan kali ini sebagai ajang melepas penat dari kesibukan kerjanya di Jakarta.
Berbagai persiapan sudah ia lakukan, termasuk membawa obat-obatan yang diperlukan, seperti obat sakit maag, diare, aspirin, hingga obat gosok. Penulis novel ini tidak mau acara liburannya hambar karena penyakit maag-nya kambuh. Fira memang penderita gangguan maag akut. "Untuk itu, saya bawa obat," ujar perempuan berusia 37 tahun ini melalui telepon kemarin.
Gangguan kesehatan atau kecelakaan bisa terjadi kapan dan di mana saja, termasuk saat sedang berlibur. Ketika itu, biasanya seseorang cenderung tidak terkontrol dan ingin bebas melakukan apa saja, dari bebas makan hingga aktivitas gila-gilaan. Hal ini lumrah terjadi.
Menurut EMT Anwar Buchari, Manajer Operasi Medic One--perusahaan emergency services--umumnya orang berlibur mengalami perubahan gaya hidup sementara atau temporary lifestyle, misalnya orang akan minum alkohol dalam jumlah lebih banyak dari biasanya. "Begitu juga dengan merokok dan minum kopi," ujar Anwar saat ditemui di Wisma Medic One, Jakarta Selatan, pekan lalu.
Anwar melihat adanya konsekuensi dari gaya hidup sementara itu, seperti terjadi lonjakan tensi darah ataupun kadar gula di dalam tubuh. Malah bisa juga terjadi gangguan jantung hingga sesak napas. Apalagi, menurut Anwar, pekerja kantoran umumnya sehari-harinya jarang berolahraga.
Nah, agar acara liburan menjadi ideal, selain mengontrol diri, Anwar menganjurkan menyiapkan perlengkapan first aid kit. Pengertian first aid kit sendiri adalah peralatan--seperti obat-obatan--pertolongan pertama yang digunakan untuk keadaan darurat. "Utamakan yang berhubungan dengan pribadi," ujar paramedis yang pernah bekerja di 911 New York, Amerika Serikat, ini.
Contoh isi first aid kit adalah cardiopulmonary resuscitation mask, sarung tangan, dan obat pertolongan pertama pada kecelakaan, dari obat pusing, obat luka, sampai obat antiseptik. Nah, dengan sekadar memakai sarung tangan atau masker, paparan penularan penyakit bisa terfilter, sehingga bisa terlindungi dari penularan, baik dari orang lain maupun diri sendiri. "Lebih-lebih jika sedang tidak enak badan dan bersin-bersin."
Anwar menambahkan, saat traveling, siapkan juga peralatan yang kemungkinan dibutuhkan selama perjalanan, misalnya kantong khusus untuk muntah atau ice pack untuk luka memar. Berbeda dengan orang yang terkualifikasi medis menderita penyakit kronis tertentu, tentu penanganannya lebih khusus.
Menurut praktisi dan konsultan kebugaran, Dr Phaidon Lumban Toruan, MM, orang yang mengidap penyakit jantung, hipertensi, stroke, serta diabetes saat liburan harus tetap waspada.
Mereka atau orang di sekitarnya harus siap dengan nomor telepon rumah sakit atau dokter yang bisa diakses ketika dalam keadaan darurat. "Masukkan ke speed dial di telepon selulernya," ujar Phaidon melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.
Anwar mengilustrasikan, misalnya bepergian dari Jakarta ke Yogyakarta melalui jalur selatan. Kira-kira rumah sakit mana yang bisa dituju kalau terjadi apa-apa. "Itu harus disiapkan," katanya. Apalagi tidak semua dokter pribadi bisa dihubungi saat musim liburan.
Bagi Phaidon, berlibur adalah peluang untuk kembali hidup sehat. Saat itu semestinya orang akan tereliminasi dari paparan radikal bebas polusi kendaraan di kota besar. Bila diikuti dengan berkurangnya rasa stres akibat tekanan kerja, itu akan membantu tubuh kembali ke performa puncak. "Liburan adalah wahana rekreasi yang menyegarkan tubuh," Phaidon menjelaskan.
Tetap Waspada Kala Liburan
- Bawa obat-obatan yang diperlukan, dari obat pusing sampai obat antiseptik.
- Simpan nomor telepon rumah sakit terdekat, dokter, atau institusi yang siap dihubungi kapan saja.
- Hindari merokok, minum kopi, dan alkohol berlebihan.
- Hindari makan makanan manis dan yang mengandung lemak berlebihan.
- Kombinasikan liburan dengan aktivitas aerobik, peregangan, dan latihan beban.
- Pilih makanan sehat, seperti sayur dan buah.
- Jika terlatih sebagai first aider, beri intervensi pertama saat terjadi sesuatu pada keluarga atau orang sekitar.
HERU TRIYONO