Topik
Bangkalan Desain Pelabuhan Bebas Pajak
TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mulai melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan pelabuhan impor bebas pajak di Kecamatan Socah. "Saya belum tahu seberapa banyak lahan yang dibebaskan," kata Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangkalan, Tri Yanto Yani, Rabu (30/12).
Tri menjelaskan, pelabuhan akan berada di sebuah kawasan khusus ekspor bernama Madura Industrial Seaport City (MISI). Bebas pajak sendiri diambil sebagai respon atas muncul kebijakan Free Trade Asia (FTA) dimana barang ekspor dari Cina bebas masuk ke Indonesia tanpa dikenakan pajak.
Ia mengaku kurang menyetujui kawasan bebas pajak ini karena barang luar negeri bebas masuk, sehingga akan mengancam berbagai kegiatan indistri lokal di Bangkalan. "Kita berharap ada perubahan soal FTA," harapnya.
Selain MISI, ia menambahkan, pelabuhan peti kemas berbobot mati 100 dwt juga akan dibangun di Desa Tanjung Bulu Pandan Kecamatan Klampis. Pelabuhan ini memang di desain untuk mengalihkan kepadatan lalu lintas kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. "Madura akan jadi kawasan industri Jawa Timur, karena Surabaya terlalu padat," terangnya.
Sejak diresmikannya jembatan Suramadu, Tri Yanto Yani mengatakan, Bangkalan membuka pintu selebar-lebarnya kepada investor untuk investasi terutama di kawasan pesisir seperti pembangunan dermaga-dermaga baru.
Sementara untuk darat, Bangkalan telah membuat kawasan ekonomi khusus. antara lain kawasan agropolitan, Kawasan khusus industri dan kawasan kaki jembatan suramadu (KKJS). Tri Yanto mengatakan seluruh desain kawasan industri dirancang swasta murni dan diluar kewenangan badan pengelola wilayah suramadu. "BPWS punya rencana sendiri, kita juga punya pandangan sendiri bagaimana Bangkalan kedepan," tegasnya.
MUSTHOFA BISRI