Topik
Renovasi Rampung, Bangsal Trajumas Diresmikan Besok
TEMPO Interaktif, Yogyakarta - Setelah delapan bulan dibangun kembali, Bangsal Trajumas yang roboh karena gempa bumi 27 Mei 2008 akan diresmikan besok (4/1). Bangsal Trajumas akan diresmikan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik bersama Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono disaksikan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.
“Selubung bangsal akan dibuka oleh Pak Menteri Kesra, sementara penandatanganan prasasti oleh Menteri Budpar,” kata Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Djoko Dwiyanto ketika dihubungi Tempo, Ahad (3/12).
Peresmian Bangsal Trajumas bersamaan dengan peresmian Candi Brahmana dan Candi Wisnu Komplek Candi Prambanan serta beberapa candi di Jawa Tengah.
Total biaya yang digelontorkan oleh kantor Menteri Budaya dan Pariwisata serta kantor Menko Kesra untuk semua bangunan tersebut adalah Rp 7,5 miliar. Rinciannya sebagai berikut, pemugaran di komplek Candi Prambanan sebesar Rp 3,8 miliar, candi di Jawa Tengah sebesar Rp 1,2 miliar. Adapun, pemugaran bangsal yang dimaknai sebagai lambang keadilan itu menelan anggaran Rp 2,5 miliar.
Menurut Djoko, Bangsal Trajumas termasuk cagar budaya nasional. Karena tidak dapat mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah, maka pembangunannya memerlukan anggaran lintas sektoral.
Djoko menjelaskan dalam pelaksanaan pembangunan, ada beberapa perubahan dari bentuk aslinya. “Perubahan didasarkan penelitian Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Provinsi DIY,” kata dia.
Perubahan yang dilakukan, antara lain pemasangan usuk berubah dari susunan duri gereh atau ri gereh menjadi penyiung atau sejajar. Untuk perubahan horisontal terjadi pada keluasan lantai utama bangunan.
KGPH Hadiwinoto mengatakan dengan selesainya renovasi, Trajumas akan difungsikan untuk menyimpan sejumlah pusaka keraton. Pusaka tersebut di antaranya tandu yang dibuat di masa Sultan Hamengku Buwono I.
BERNADA RURIT