IBC Kampanye Berkendara Aman ke Anak-anak

IBC Kampanye Berkendara Aman ke Anak-anak

.

TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk kesekian kalinya, penggiat berkendara secara aman yang tergabung dalam Independent Bikers Club (IBC) menggelar kampanye berkendara secara aman.

IBC Kampanye Bekerjasama dengan Komunitas Belajar Sambil Bermain (BSB) Plus Alang Alang, komunitas ini menggelar kampanye berkendara secara aman di kalangan anak-anak, di Ciawi, Bogor, Sabtu (02/01).

Menurut Edo Rusyanto, Ketua IBC, alasan memilih anak-anak sebagai sasaran kampanye karena anak-anak rentan menjadi korban kecelakaan di jalan. Selain itu, anak-anak juga menjadi pilar penting dalam menanamkan kesadaran berlalu lintasn yang benar dan aman.

Edo menuturkan, program STC yang dibiayai oleh kas IBC memiliki dua makna, pertama, berupaya mensosialisasikan berlalulintas di jalan yang aman dan selamat kepada anak-anak. Kedua, mengajak para orang tua agar lebih bertanggungjawab saat berlalulintas di jalan.

“Anak-anak bisa menjadi korban langsung kecelakaan dan menjadi korban tidak langsung akibat orang tuanya menjadi korban kecelakaan,” paparnya.

Penyuluhan yang dikemas dengan permainan, bernyanyi, dan penayangan film kartun keselamatan jalan itu melibatkan puluhan anak-anak usia 7-15 tahun yang tergabung dalam komunitas BSB Plus Alang Alang. Komunitas ini didirikan 10 tahun lalu dan kini memiliki ratusan anggota anak-anak di delapan lokasi berbeda di Jakarta dan Bogor.

Edo menambahkan, penyuluhan tersebut merupakan salah satu bagian dari program Save The Children yang diusung IBC. "Program ini bagian dari rasa tanggungjawab kami kepada masyarakat," terangnya.

Sementara bagi Karina, salah seorang penggiat Komunitas BSB Plus Alang Alang, penanaman nilai-nilai kedisiplinan serta pemahaman berkendara yang benar dan aman bagi anak-anak sangat menentukan perilaku dan budaya berlalulintas di masyarakat.

"Perilaku agresif dan ugal-ugalan di jalan salah satunya dipicu oleh penanaman perilaku yang keliru di usia golden age yakni di usia 3-9 tahun," papar Karina.

ARIF ARIANTO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X