Warga Bandung Diminta Waspadai Gulungan Awan Rendah

TEMPO Interaktif, BANDUNG - Warga Bandung dan sekitarnya diminta lebih waspada dengan perubahan cuaca beberapa pekan terakhir. Terutama gulungan awan rendah yang muncul tiba-tiba setelah sebelumnya udara terasa panas menyengat. “Berpotensi menimbulkan hujan disertai angin kencang,” kata Prakirawan atau Forecaster dari BMKG Kelas I Bandung Susiyani saat dihubungi Tempo, Kamis (7/1).

Menurut Susi, angin kencang semacam itu berpotensi menimbulkan kerusakan seperti yang terjadi di Kabupaten Bandung. Kondisi alamiah itu bersifat lokal yang disumbangkan oleh bentuk geografi kawasan Bandung yang berupa cekungan.

Awan yang dimaksudnya itu merupakan awan rendah yang muncul bergulung dengan tiba-tiba. Bentuknya yang bergulung-gulung menggumpal seperti kembang kol berwarna hitam. Awan itu umumnya muncul tiba-tiba setelah sebelumnya udara terasa panas menyengat kendati tidak terlihat matahari.

Dia mengatakan, awan rendah semacam itu, yang terjadi saat ini di Bandung dan sekitarnya, bukan disebabkan oleh cuaca yang ekstrim. Potensi awan semacam itu makin besar karena sudah memasuki musim hujan yang relatif merata di kawasan cekungan Bandung.

Bentuk geografis Bandung yang berupa cekungan ini menyumbang potensi pertumbuhan awan lokal itu. “Pertumbuhan awan lokal ini yang memicu angin kencang saat hujan deras,” kata Susiyani.

Tak hanya angin kencang yang berpotensi merusak saat Bandung memasuki puncak musim hujan pada Januari-Februari ini, Susiyani juga meminta warga Bandung untuk mewaspadai banjir. “Sekarang ini, hujan sedikit saja sudah banjir,” katanya.

AHMAD FIKRI