Topik
Adpel Makassar Keluarkan Peringatan Tunda Berlayar
TEMPO Interaktif, Makassar - Administrator Pelabuhan Makassar mengeluarkan peringatan tunda berlayar bagi kapal-kapal di Pelabuhan Soekarno Hatta dan Pelabuhan Rakyat Paotere. Administror tidak akan mengeluarkan surat izin berlayar selama cuaca buruk.
“Tunda berlayar berlaku kepada kapal-kapal yang akan meninggalkan Pelabuhan Makassar dan Paotere,” kata Kepala Seksi Lalu Lintas Adpel Makassar, M Siddik, kepada Tempo hari ini.
Peringatan Adpel itu sudah dilaksanakan sejak Kamis lalu dengan mengeluarkan tunda berlayar. Bahkan Pelabuhan Paotere lebih dulu diingatkan agar menunda pelayaran 125 kapal tradisional yang kebanyakan melakukan pelayaran ke kawasan timur Indonesia.
Adpel juga akan meminta kapal-kapal di pelabuhan perintis untuk menunda pelayaran. Keputusan untuk menunda pelayaran disebabkan musim barat yang datang lebih lambat dari prediksi di Desember 2009.Musim barat ini berpotensi menimbulkan angin kencang dan gelombang setinggi 3 sampai 4 meter.
Peringatan Adpel berlaku untuk pelayaran dalam negeri, luar negeri, dan perintis termasuk pelayaran rakyat. Hal itu disebabkan cuaca ekstrim sering terjadi di laut secara tiba-tiba. Namun peringatan itu tidak bersifat mengikat dan memperkenankan kapal-kapal yang memaksa untuk berlayar.
Hanya saja bagi kapal yang memaksa berangkat harus menanggung risiko jika terjadi kecelakaan di laut. Kapal yang diperbolehkan berlayar adalah kapal yang memiliki kapasitas minimal 8.000 gross tonase karena mampu melawan arus gelombang setinggi tiga – empat meter.
SULFAEDAR PAY