Lily Wahid: Pendiri PKB Ingin Rekonsiliasi

TEMPO Interaktif, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lily Wahid mengaku mendapat dukungan dari dua deklarator PKB, KH Musthofa Bisri atau Gus Mus dan KH Muchid Muzadi untuk adakan rekonsiliasi ditubuh PKB.

"Saya berinisiatif, saya berkunjung kedua orang tersebut, pas disana pokok pikiran kita ternyata sama, agar kita tidak terpecah lagi," katanya saat jumpa pers di Kantor PKB, Jalan Sukabumi Jakarta. Ahad (10/1).

Dalam keterangannya, Lily sambil menunjukkan surat dengan tulisan arab Indonesia atau pegon yang ditandatangani Gus Mus dan KH Muchid Muzadi. "Isinya ini otentik, berbahasa Arab, ditandatangani Gus Mus da KH Muchid," terang Lily. Isinya, soal keprihatinan politik kaum Nahdliyin. "Beliau menyarankan agar melaksanakan rekonsiliasi," imbuhnya.

Selain kedua tokoh pendiri PKB, Lily juga mengaku mendapat restu dari KH Abdullah Faqih Langitan dan Dewan Syuro PKNU KH Abdurrahman Chudlori. "Yang intinya setuju adanya rekonsiliasi," terangnya.

Walhasil, kata adik Gus Dur ini, pada akhir Januari sudah ada pertemuan awal para Kiai sepuh guna membicarakan rekonsiliasi untuk membahas platorm PKB ke depan, "Semua terpulang dari niat baik yang digagas kiai ini. Saya yakin, meski mereka semua sepuh, pemikirannya lebih matang," ujarnya.

Selain itu, Lily mengaku telah menjalin komunikasi dengan PKB Kalibata dan PKB Sukabumi dan menjamin akan menerima hasil dari rekonsiliasi itu, "Insya Allah pasti akan menurut, saya yakin temen-temen akan kembali pada treknya," tukasnya. "Kita ingin menyatukan kembali, kembalikan kepada stakeholder awal, ini otentik ditandatangi beliau berdua. Bentuknya apa nanti berjalan. Kita akan rangkum dalam sebuah kebersamaan," tandasnya lagi.

SHOLLA TAUFIQ