telepisodes.com
Topik
Marvel dan Ahli Waris Berebut Hak Cipta Spiderman dan Kawan-kawannya
TEMPO Interaktif, New York - Rumah para pahlawan super, antara lain Spider-Man, Fantastic Four dan X-Men menggugat ahli waris salah satu seniman yang paling sukses untuk mempertahankan hak atas karakter yang menguntungkan itu.
Gugatan yang diajukan Jumat lalu, di Manhattan, oleh Marvel Worldwide Inc meminta hakim untuk membatalkan 45 pemberitahuan yang dikirimkan oleh ahli waris seniman Jack Kirby untuk mencoba untuk mengakhiri hak cipta Marvel, pada tanggal efektif mulai dari 2014 sampai 2019.
Tahun lalu, ahli waris seniman itu memberitahu kepada perusahaan bahwa hak atas karakter akan kembali menjadi milik Kirby dari Marvel. Pengacara Marvel balik menggugat komik karya Kirby yang diterbitkan antara 1958 dan 1963 adalah "untuk disewa" dan para ahli waris membuat klaim yang tidak valid. Artis terkenal itu meninggal pada tahun 1994.
Gugatan itu ditolak oleh pengacara Kirby, Marc Toberoff, yang mengeluarkan pernyataan bahwa para ahli waris itu hanya mencoba mengambil keuntungan dari perubahan undang-undang hak cipta yang memungkinkan seniman untuk merebut kembali hak-hak untuk pekerjaan mereka.
Ini adalah klaim standar buku komik yang dibuat oleh perusahaan untuk mencabut semua hak seniman, penulis, dan artis berbakat dalam pekerjaan mereka," dalam pernyataan gugatan Marvel. "Para anak-anak Kirby berusaha terus melawan klaim Marvel dengan harapan terakhir mendapat hak cipta karya ayah mereka."
Karakter buku komik seperti Spider-Man dan X-Men telah menjadi bagian dari gemerlap Hollywood yang paling menguntungkan dalam beberapa tahun terakhir. Dalam gugatannya, judul buku komik Kirby, pemberitahuan itu mengklaim telah memberikan kontribusi termasuk: "Amazing Adventures", "Amazing Fantasy", "Amazing Spider-Man", "The Avengers", the "Fantastic Four", "Fantastic Four Annual", " The Incredible Hulk", " Journey into Misteri", "Rawhide Kid", " Sgt. Fury dan His Howling Commandos", "Strange Tales", "Tales to Astonish", "Tales of Suspense", dan" The X-Men."
John Turitzin, pengacara Marvel, mengatakan bahwa ahli waris itu mencoba "untuk menulis ulang sejarah hubungan Kirby dengan Marvel." Dia menambahkan: "Segala sesuatu tentang hubungan Kirby dengan Marvel menunjukkan bahwa kontribusi kerja yang dibuat untuk mempekerjakan, dan semua kepentingan di dalamnya adalah hak cipta milik Marvel."
AP| NUR HARYANTO





