Topik
Infografis
Golkar Tolak Angket Pengelolaan Lapangan Karebosi
TEMPO Interaktif, Makassar -Keinginan beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Makassar, Sulawesi Selatan untuk membentuk tim angket dalam mengusut pengelolaan Lapangan Karebosi kini tersandung.
Beberapa partai secara tegas menolak kebijakan tersebut karena dinilai tidak memiliki landasan yang jelas, salah satunya Partai Golkar Makassar.
Ketua Fraksi Golkar Makassar Farouk M Betta mengatakan, pihaknya menolak pembentukan tim angket Karebosi karena tidak mewakili persoalan yang tengah dialami warga saat ini.
Ia menilai masih banyak persoalan sosial yang perlu dipikirkan misalnya kemiskinan, bencana banjir, dan kucuran anggaran yang harus berpihak pada rakyat. "Jelas kami tidak mendukung karena bukan hal yang substansi," katanya di Gedung Dewan Senin (18/1).
Hal senada diungkapkan Juru Bicara Fraksi Makassar Bersatu, Nelson M Kamisi yang menolak pembentukan tim angket, karena pertemuan dengan PT Tosan sebagai pengelola Karebosi pekan lalu sudah menemukan kejelasan.
Menurut fraksinya, tidak ada yang perlu dipersoalkan dalam pengelolaan Karebosi karena sudah sesuai dengan nota kesepahaman. "Hak angket belum perlu dilakukan," katanya.
Politisi Partai Damai Sejahtera ini hanya menyarankan agar pemerintah Makassar mempercepat terbitnya Hak Pengelolaan Lahan Karebosi yang selama ini terganjal pada pemerintah pusat. Langkah itu untuk mempermudah pemodal mengelola lapangan dengan baik dan memenuhi aturan yang dibuat dalam nota kesepahamannya.
TRI SURAHMAN