Topik
Parigi Moutong Diterjang Puting Beliung Tiga Warga Hilang
TEMPO Interaktif, Parigi - Belasan desa di tiga kecamatan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah porak-poranda diterjang badai angin puting beliung Selasa (19/1) sore. Tiga kecamatan itu: Tinombo, Palassa dan Kecamatan Tinombo Selatan. Hingga kini tiga warga juga dinyatakan hilang disapu badai ombak dan angin kencang yang menerjang wilayah tersebut.
Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, angin kencang menghantam pesisir pantai timur di wilayah itu mulai pukul 10.00 Wita dan berhenti sekitar pukul 14.30 Wita. Bersamaan dengan itu gelombang air laut sedang pasang sehingga menyulitkan warga melakukan pengungsian.
Abduh , warga desa Siniu, Kecamatan Tinombo, yang dihubungi dari Palu mengatakan pada saat itu angin bertiup kencang sekali menyebabkan banyak pohon kelapa bertumbangan. Rumah-rumah warga juga banyak mengalami kerusakan. "Anginnya kencang sekali. puluhan rumah atapnya beterbangan. Ada juga yang tertimpa pohon kelapa," kata Abduh.
Rumah miliknya juga ikut menjadi korban angin kencang. Sebagian atap rumahnya terbang dan hingga saat ini belum diperbaiki. Dia mengatakan, tetangga dekatnya sudah ada yang mengungsi ke rumah tetangga terdekat, karena rumah mereka tidak bisa lagi ditempati.
Dia mengatakan tiga warga hingga kini dinyatakan hilang disapu ombak besar. Warga katanya masih melakukan pencarian tapi belum ketemu. Perahu yang digunakan dalam pencarian ikut terbalik. Enam nelayan yang ditolong semunya selamat. “Ombak juga mulai meninggi diperkirakan dua hingga tiga mete,” katanya.
Hingga Selasa sore pejabat penting di Kabupaten Parigi Moutong belum berhasil dikonfirmasi. Sejumlah informasi mengatakan, pejabat penting di daerah itu sedang meninjau lokasi.
Sejauh ini desa yang diketahui sasaran angin kencang adalah Desa Sidoan, Baina`a, Desa Tinombo, dan Desa Tibu. Desa-desa tersebut berada di pesisir pantai wilayah Kabupaten Parigi Moutong bagian utara atau sekitar 150 kilometer dari Kota Palu, ibukota Provinsi Sulteng.
DARLIS