Polisi Lanjutkan Penyelidikan Korban Babe di Purworejo dan Magelang

TEMPO Interaktif, Jakarta - Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan dan kemungkinan adanya korban lain Baekuni alias Babe yang dibunuh di Purworejo dan Magelang.

"Kami masih selidiki kemungkinan itu," kata Kepala Satuan Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Nico Afinta di markas Polda Metro, Jumat (22/1).

Menurut Nico, dugaan adanya kemungkinan adanya korban Babe lain di dua tempat tersebut didasarkan keterangan bahwa Babe sering membawa anak-anak jalanan asuhannya ke sana. "Babe sering bolak-balik, Jakarta-Magelang-Purworejo," kata Nico.

Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar mengatakan polisi masih terus menyelidiki adanya korban lain di daerah-daerah yang sering didatangi Babe. "Termasuk Purworejo dan Magelang, namun hingga saat ini masih belum ada perkembangan jumlah korban, masih 10 anak," kata Boy.

Babe mengaku tidak hanya membunuh delapan anak jalanan di Jakarta, dia juga membunuh dua anak lain di Magelang dan Purworejo. Sehingga hingga saat ini, Babe mengakui telah membunuh 10 anak. Rabu lalu polisi gelandang Babe ke Jawa Tengah untuk menunjukkan lokasi dia membuang dua orang korbannya di Magelang dan Purworejo. Hasilnya polisi menemukan kerangka kedua korban yang diakui sebagai Ardi dan Irwan. Ardi dibunuh dan dimutilasi di Purworejo pada 1995, sedangkan Irwan pada 2004 di Magelang.


AGUNG SEDAYU | DIAH NURMALA