foto

Bakeuni alias Babe, tersangka pelaku mutilasi terhadap Ardiansyah, mendapat pengamanan ketat dari petugas kepolisian usai menjalani rekontruksi di rumah kontrakan di Jakarta(11/1). TEMPO/Tony Hartawan



Babe Pernah Berkerja di Pabrik Tahu Purworejo  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Baekuni alias Babe, pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap sejumlah anak-anak jalanan di Jakarta ternyata pernah berkerja di salah satu pabrik tahu di Purworejo.

"Berdasarkan keterangan saksi, Babe pernah berkerja di pabrik tahu di desa tempat dia melakukan pembunuhan di Purworejo," ujar Kepala Satuan Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Nico Afinta di markas Polda Metro, Jumat (22/1).

Menurut Nico, Babe berkerja di pabrik tahu selama kurang lebih satu tahun sehingga ia dengan leluasa membawa anak-anak jalanan asuhannya ke sana. "Karena itu dia tahu seluk-beluk daerah tersebut," ujar Nico.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi Babe memang sering bolak-balik Jakarta-Magelang-Purworejo. "Babe tidak selalu di Jakarta," kata Nico. Namun belum bisa dipastikan apakah perbuatan Babe membunuh dan memutilasi anak di dua lokasi tersebut melibatkan orang lain.

Hingga sekarang, Babe mengakui telah membunuh 10 anak. Rabu lalu polisi gelandang Babe ke Jawa Tengah untuk menunjukkan lokasi dia membuang dua orang korbannya di Magelang dan Purworejo. Hasilnya polisi menemukan kerangka kedua korban yang diakui sebagai Ardi dan Irwan.

Saat ini polisi terus menyelidiki kemungkinan adanya adanya korban Babe lainnya. Karena itu pihak orang tua yang merasa kehilangan anak dan hingga kini belum ketemu untuk melaporkan dan menyerahkan foto anak tersebut pada polisi. Selanjutnya polisi akan menyelidiki apakah mereka juga termasuk korban Babe.

 

AGUNG SEDAYU