Boediono: Jauh Lebih Enak Jadi Pengusaha Ketimbang Pejabat
TEMPO Interaktif, Jakarta -Wakil Presiden Boediono mengaku lebih memilih jadi pengusaha, ketimbang menjabat wakil presiden atau pun menteri di kabinet.
"Waktu muda saya, kalau ada wirausaha mandiri barang kali saya tidak jadi menteri atau wakil presiden, tapi jadi pengusaha," kata Boediono saat memberikan Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri di gedung Jakarta Convention Center, Jumat (22/1).
Dia mengaku ketika berjumpa mahasiswa, muncul rasa kembali ke habitat awal, di bidang pendidikan. "Ini berbeda ketika saya di kantor dengan setumpuk berkas dan masalah bangsa," ujarnya.
Boediono berharap para pengusaha muda terus berkembang. Apalagi, kata dia, negara ini membutuhkan estafet kepemimpinan yang baru. "Pada saatnya kami lengser nanti, butuh segepok kepemimpinan," ujarnya. Dia melanjutkan jumlah pengusaha sangat penting dalam meningkatkan perekonomian. "Untuk melangkah maju menyaingi negara lain," ujarnya.
Peningkatan jumlah pengusaha juga mempengaruhi kualitas demokrasi. "Karena biasanya pengusaha itu bebas dan tidak ingin yang mengikat," katanya.
Hadir juga dalam acara itu, Menteri Koordinator Perekenomian Hatta Rajasa, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, Menteri Perikanan dan Kelautan Fadel Muhammad dan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal.
EKO ARI WIBOWO