foto

TEMPO/Puspa Perwitasari

Kondisi Gesang Mulai Membaik  

gesangTEMPO Interaktif, Surakarta -Kondisi maestro keroncong Indonesia, Gesang Martohartono yang dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Surakarta membaik. Pejabat hubungan masyarakat rumah sakit, Betty Andriani mengatakan saat ini Gesang sudah mau makan.

“Awalnya makannya agak susah. Tapi sekarang sudah biasa,” ujarnya, Senin (25/1) pagi. Selain itu, pencipta lagu Bengawan Solo tersebut sudah tidak lagi mengeluh diare dan bisa tidur nyenyak. “Dalam minggu ini kemungkinan akan dipindah dari ruang ICU (Intensive Care Unit) ke ruang perawatan biasa jika kondisinya makin bagus.”

Gesang yang ditangani dokter spesialis penyakit dalam masuk ke rumah sakit pada Sabtu (23/1) pekan lalu. Saat itu dia mengeluh diare, mual, dan sulit menelan makanan.

Sebelumnya Gesang juga menjalani operasi prostat di rumah sakit yang sama. Betty memastikan sakit yang diderita maestro keroncong berusia 92 tahun itu tidak ada hubungannya dengan efek operasi. “Kemungkinan karena kondisinya yang memang sudah rentan sakit karena faktor usia,” katanya.

Salah seorang keponakan Gesang, Yuniarti mengatakan Gesang memang tidak mau makan saat di rumah. Alasannya merasa mual, dan tidak bisa menelan makanan. “Akhirnya keluarga memutuskan untuk kembali merawat Gesang di rumah sakit,” tuturnya.

Dia menambahkan, Gesang ditempatkan di ruang rawat intensif (ICU) agar bisa istirahat total. Setelah dirasa sudah membaik, baru akan dipindah ke ruang perawatan biasa.

Kondisi Gesang disebutnya sudah banyak kemajuan. Bahkan saat dijenguk Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Alex Bambang Riatmodjo, Gesang sempat menyanyikan lagu Bengawan Solo dan Dongengan.

Yuniarti menuturkan, Gesang memang masih bisa berkomunikasi lancar. Hanya saja, memang kondisi kesehatannya menurun karena faktor usia. “Kami berharap Gesang cepat sembuh. Kami mohon doa dari masyarakat Solo,” pungkasnya.

UKKY PRIMARTANTYO