Aksi Pembobolan ATM Dikhawatirkan Dimanfaatkan Penjual Chip

TEMPO Interaktif, Jakarta -Direktur Umum Bank Mandiri, Agus Martowidjojo khawatir kejadian pembobolan bank melalui anjungan tunai mandiri justru dimanfaatkan oleh pihak yang berusaha memasarkan pergantian teknologi chip.

Dia meminta Bank Indonesia menangani masalah ini dengan tegas. "Otoritas tertinggi harus turun tangan mencegah ketidakpercayaan publik," kata Agus dalam sebuah acara diskusi di Jakarta, (25/1).

"Perpindahan ke chip memang butuh biaya besar, dan kesiapan belum ada," ujar Deputi Gubernur BI, Muliaman Hadad. Namun dia menekankan, tidak ada keraguan lagi untuk meminta bank melakukan perubahan sistim ATM itu. Menurut Muliaman, pengembangan teknologi informasi harus mendapat perhatian dalam rencana bank.

Meskipun biayanya tidak murah, dia meminta setiap bank menganggarkan biaya sesuai keperluan masing-masing bank. "Bank yang tidak punya sistem IT memadai akan kesulitan," kata Muliaman.

FAMEGA SYAVIRA