foto

TEMPO/Puspa Perwitasari

Mbah Maridjan Masuk Rumah Sakit Akibat Hernia  

TEMPO Interaktif, Sleman -Juru kunci Gunung Merapi Mbah Maridjan tengah dirawat di Rumah Sakit Panti Nugroho, Kecamatan Pakem, Kabupaten Yogyakarta lantaran menjalani operasi hernia.

Operasi yang dijalaninya kemarin (27/1) pukul 07.00 WIB lalu merupakan operasi hernia kedua kalinya yang pernah dijalaninya pada 2000 silam.

“Hernia bapak kambuh karena selalu kerja keras,” kata Mursani, 42 tahun, menantu Mbah Maridjan saat ditemui di rumah sakit, Kamis (28/1) siang.

Mursani menuturkan, keluhan awal Mbah Maridjan dikemukakan saat memasuki bulan Sura (bulan Jawa) lalu, saat kebunnya tertimpa longsor. Mbah Maridjan diduga kelelahan karena mencangkul, mengangkut tanah bekas longsoran dan mendorong gerobak dari pagi hingga sore.

Sehari-hari, Mbah Maridjan memang terbiasa bekerja dari pukul 05.30 WIB, yang dimulai dengan menyapu, menerima tamu, dan menjalani aktivitas lainnya hingga sore.

Kepala Seksi Keperawatan RS Panti Nugroho, Suster Brigitta CB menambahkan, bahwa hernia sering terjadi akibat sering mengangkat beban berat. “Kalau sudah pulang, sebisa mungkin jangan sampai bapak angkut-angkut lagi,” kata Mursani.

Mbah Maridjan masuk rumah sakit pada 26 Januari 2010 pukul 15.30 WIB. Sebelumnya, pada 14 Januari 2010, Mbah Maridjan periksa ke rumah sakit tersebut dengan keluhan sakit pada bagian perut.

Usai operasi yang berlangsung sekitar setengah jam, kondisi Mbah Maridjan berangsur pulih. “Sebenarnya hari ini (28/1) sudah boleh pulang, tapi Mbah Maridjan minta besok (Jumat) pagi,” kata Brigitta. Di ruang Maria kelas II, Mbah Maridjan (83) menyatakan tidak sakit.

“Saya sehat, hanya ingin istirahat,” kata bintang iklan minuman suplemen itu seraya menghalangi wajahnya dengan kedua tangannya dari jepretan kamera wartawan.

PITO AGUSTIN RUDIANA