Inilah Formulasi Islah PKB Yang disodorkan Kubu Muhaimin

TEMPO Interaktif, Surabaya - Ketua Dewan Syuro DPP PKB, Azis Mansyur, menegaskan, islah hanya bisa berjalan jika beberapa kubu yang ingin bergabung masuk dengan suka-rela tanpa meminta jabatan. "Kalau mereka ingin masuk pengurus ya ndak bisa. Mereka harus jadi anggota biasa dulu," kata Azis, Senin (1/2).

Kepengurusan, kata dia, baru bisa berubah setelah muktamar. Apalagi, kepengurusan saat ini telah diakui oleh pemerintah sebagai kepengurusan yang sah.

Formulasi islah ini, kata Azis, sudah disosialisasikan dan tidak bisa diubah. "Kalau mereka ndak mau ya silakan. Tanpa mereka Insyaallah kami masih bisa besar kok," kata Azis.

Namun, Aziz mengaku pihaknya terus menjalin komunikasi dengan beberapa kiai besar yang sempat berseberangan dengan PKB. "Beberapa waktu lalu, beberapa kiai termasuk Kiai Idris (Idris Marzuki, pendiri PKNU) berkumpul membicarakan islah ini," kata Azis.

Kepala Humas DPW PKB Gus Dur Jatim, Ari Rangkuti mengatakan hingga kini pihaknya terus melakukan pembicaraan dengan pihak-pihak yang berseberangan.

"Formulasinya seperti apa, masih terus dibicarakan ditingkat pimpinan," kata Ari. Yang pasti, pihaknya tetap akan memperjuangkan terjadinya islah. "Islah merupakan amanat Gus Dur, kami pasti akan perjuangkan," katanya.

ROHMAN TAUFIQ