foto

TEMPO/Dimas Aryo

PDAM Subang Butuh Suntikan Dana Rp 16 Miliar

PDAMTEMPO Interaktif, Subang - Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Subang, Jawa Barat, memerlukan dana sedikitnya Rp.16 miliar buat membangun jaringan infrastuktur pipanisasi baru. Jariangan baru ini diharapkan bisa melayani calon konsumen yang masih masuk dalam daftar tunggu.

Suryana, Direktur Utama PDAM Subang, kepada Tempo, Rabu (3/2), mengatakan, para calon konsumen belum bisa dilayani akibat ketiadaan jaringan pipa pasokan air. Sampai awal 2010 tercatat ada 3.000-an rumah tangga. Jumlah tersebut setiap saat terus bertambah seiring penambahan pemukiman baru.

Suryana mengaku sedang berupaya melobi melalui jalur birokrasi di pemerintahan provinsi dan pusat buat mendapatkan dana bantuan investasi. Sebagian upaya  di jalur birokrasi tersebut sudah menemukan titik terang. Swasta akan dilibatkan agar bisa menutup dana bantuan pemerintah pusat dan provinsi.

Swasta, kata Suryana, akan diberikan keleluasaan buat mengelola layanan air bersih khusus di wilayah Kecamatan Cipeundeuy. "Kami punya target, tahun 2011, jaringan pipa baru dan layanan air bersih buat calon konsumen daftar tunggu harus sudah terlayani," Suryana menuturkan.

Data di PDAM Subang menyebutkan, dari 35 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Subang, baru di 18 kecamatan saja yang warganya sudah menikmati layanan air bersih dari PDAM. Sisanya masih memanfaatkan air bersih sumur-sumur tradisional dan sumur pompa.

NANANG SUTISNA