Topik
Tujuh Ribu Rumah di Sidoarjo Tak Layak
TEMPO Interaktif, Sidoarjo - Sekitar tujuh ribu rumah di Kabupaten Sidoarjo dalam kondisi layak huni. Bangunan rumah, selain kumuh tak layak huni juga masih berdinding anyaman bambu dan beralas tanah. Juga ditemukan rumah yang tak sehat, lantaran rumah juga berfungsi sebagai kandang hewan ternak. "Hewan ternak campur dengan manusia," kata Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso, Rabu (3/1).
Untuk meningkatkan derajat kesehatan warga Sidoarjo, selain meningkatkan layanan kesehatan juga didukung perbaikan pemukiman warga. Di antaranya, dengan program renovasi rumah bagi keluarga miskin. Selama 2005, sebanyak 5.269 rumah yang telah direnovasi dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah setempat.
Agar renovasi perumahan warga miskin tepat sasaran, dilakukan verifikasi terhadap calon penerima bantuan. Penerima selain berpenghasilan rendah juga memiliki rumah yang tak layak atau sehat. Tim verifikasi akan mendata langsung ke lapangan untuk memantau kondisi rumah yang akan direnovasi.
Pengerjaan renovasi rumah warga miskin ini dikerjakan oleh personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) setempat. Komandan Komando Daerah Militer Sidoarjo, Letnan Kolonel Gathut Setyo Utomo menyatakan laporan keuangan dilakukan secara terbuka kepada publik. "Akan terus kami kontrol jangan sampai diselewengkan," katanya.
Pada 2010, direnovasi sebanyak 1.000 unit rumah yang tersebar di 18 Kecamatan. Setiap rumah dianggarkan dana sebanyak Rp 4,4 juta, untuk membeli material serta biaya tukang. Program ini dilangsungkan selama tiga bulan dengan bantuan sebanyak 400 personil TNI.
EKO WIDIANTO