Jawa Barat Targetkan Kenaikan Investasi 10 Persen

TEMPO Interaktif, Bandung - Pemerintah Jawa Barat menargetkan peningkatan investasi sampai 10 persen dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 29 triliun. "Jawa Barat memfokuskan pertumbuhan investasi di sektor infrastruktur pada 2010 ini," kata Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah Jawa Barat Agus Gustiar, Rabu (3/2).

Ia mengatakan perbaikan sektor infrastruktur, terutama perbaikan ruas jalan, diharapkan menjadi pemicu minat investasi. Pemerintah Jawa Barat sendiri menyiapkan Rp 1,3 triliun untuk perbaikan infrastuktur. "Pemerintah pun menargetkan ada pertumbuhan dalam investasi infrastuktur, terutama jalan tol dan bandara."

Pemerintah Jawa Barat dan pusat terus menawarkan pembangunan ruas tol seperti ruas tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Soreang-Pasirkoja, agar mampu membuka akses ke daerah di kawasan tengah Jawa Barat. "Sistem yang akan dibangun adalah pola kemitraan antara pemerintah daerah melalui badan usaha milik daerah dengan pihak swasta," ujarnya.

"Sistem tersebut diharapkan mampu memberikan percepatan kepada realisasi investasi dan pembangunan di sektor jalan dan infrastuktur lainnya sehingga mendorong perumbuhan ekonomi Jawa Barat," ujarnya.

Minat investasi dalam bidang infrastuktur diharapkan mencapai 50 persen dari Rp 40 triliun kebutuhan investasi di Jawa Barat pada tahun 2010 ini. Beberapa proyek seperti jalan tol lingkar dalam Jawa Barat dan lintas Jawa serta proyek Bandara Kertajati diharapkan menjadi primadona investor pada tahun ini.

“Pemerintah daerah menginginkan percepatan pembahasan Undang-Undang Pertahanan agar investasi bisa cepat meningkat dan pemerintah daerah pun terus berupaya meningkatkan pelayanan dan pengurusan izin yang singkat."

ALWAN RIDHA RAMDANI