Polda Sulselbar Mutasi 14 Perwira


TEMPO Interaktif, Makassar -Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat melakukan mutasi terhadap 14 perwira, mereka mendapat penempatan dan tugas baru sebagai bagian dari penyegaran dan proses regenerasi personel di jajaran Polda.

Penempatan dan tugas baru di sesuai dengan telegram rahasia (TR) bernomor STR/170/II/2010. TR tertanggal 3 Februari itu ditandatangani Kepala Biro Personalia Polda Sulsel dan Sulbar, Komisaris Besar Polisi Sutoyo atas nama Kapolda Sulsel dan Sulbar, Inspektur Jenderal Polisi Adang Rochjana.

Perwira yang dimutasi tersebut di antaranya adalah Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Wilayah Kota Besar Makassar, Ajun Komisaris besar Polisi Yudi Agustinus Benyamin Sinlaeloe. Yudi yang baru bertugas akhir Agustus 2009 itu diproyeksikan menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor Tana Toraja.

Yudi akan menggantikan Kapolres Tana Toraja, Ajun Komisaris Besar Polisi Victor Datuan Batara yang mengundurkan diri lantaran akan bertarung pada Pilkada Tana Toraja, Juni mendatang. Sebelum resmi bertugas di Toraja, untuk sementara Yudi akan "dikandangkan" sebagai perwira menengah di Mapolda Sulsel dan Sulbar.

Selanjutnya, posisi yang ditinggalkan Yudi akan digantikan Ajun Komisaris Besar Polisi Fajaruddin yang baru lulus sari sekolah setingkat pimpinan (sespim) Mabes Polri.

Mutasi juga dilakukan terhadap Kepala Satuan Polisi Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel dan Sulbar, Ajun Komisaris Besar Polisi, Nasrun Fahmi. Nasrun diangkat menjadi Kepala Satuan Pengendali Massa (Dalmas) di Mapolda Sulsel dan Sulbar. Kursi yang ditinggalkan Nasrun akan diduduki oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Hidayat, juga dari lulusan Sespim.

Di tingkat kepolisian sektor kota, Kapolsek Tallo, Ajun Komisaris Polisi Gani ditugaskan sebagai Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Parepare. Jabatan yang ditinggalkan Gani akan diisi oleh Ajun Komisaris Polisi Ahmad Maryadi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel dan Sulbar, Komisaris Besar Polisi Hery Subiansauri membenarkan mutasi itu. Menurutnya, mutasi itu adalah bagian dari penyegaran dan proses regenerasi personel di jajaran Polda Sulsel dan Sulbar.

"Terhitung dua belas hari setelah TR itu keluar, perwira yang dimutasi telah bertugas pada jabatan masing-masing," imbuh Hery.

ABDUL RAHMAN

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X