PT Timah Segera Produksi ''Tin Chemical''
TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Timah Tbk akan memulai uji coba pabrik tin chemical bulan depan dengan produksi mencapai dua ribu ton. "April atau Mei nanti kami akan mulai beroperasi awal," ujar Direktur Utama PT Timah Wachid Usman di Jakarta, Rabu (3/2).
Kapasitas terpasang pabrik mencapai 10 ribu ton per tahun dengan menggunakan bahan baku timah berkisar 20 persen hingga 25 persen. Saat ini perusahaan sedang mencari pembeli potensial yang mau menyerap hasil produksinya.
Menurut Wachid, sasaran pasar ditujukan ke Jepang dan Korea Selatan. Tak menutup kemungkinan hasil produksi perusahaan pelat merah itu meluas ke Amerika Serikat. Hasil produksi tin chemical diharapkan memberi kontribusi pendapatan perseroan sekitar lima persen.
Sementara itu, pihak PT Timah Tbk meminta setoran dividen perusahaan untuk pemerintah berkurang menjadi 30 persen. "Tahun lalu dividen yang kami setor 50 persen," ujar Direktur Utama Wachid Usman kepada wartawan di Jakarta.
Penurunan dividen tersebut akan membantu perusahaan untuk menambah biaya investasi. Timah memprediksi penjualan tahun ini mencapai 50 ribu ton atau naik dari tahun lalu 49 ribu ton. "Kami memperkirakan harga timah dunia mencapai US$ 20 ribu per ton seiring pulihnya permintaan," katanya.
Wachid mengatakan, permintaan timah dua tahun lalu sempat melemah karena krisis ekonomi global. Pada 2008, realisasi penjualan timah hanya 46.438 ton dari tahun sebelumnya sebesar 58.927 ton. Perseroan akan mengupayakan langkah-langkah agar target produksi dan penjualan tercapai tahun ini.
Upaya yang dilakukan itu, antara lain meningkatkan kapasitas produksi tambang laut, memperjelas batas tambang darat untuk mencegah penambangan ilegal, meningkatkan teknologi pengolahan mineral, serta memperbesar kapasitas produksi tin solder dan tin chemincal secara bertahap.
SORTA TOBING





