Ansor Siapkan 10 Ribu Nasi Bungkus di 40 Hari Wafatnya Gus Dur

TEMPO Interaktif, Jombang - Gerakan Pemuda Anshor Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyiapkan 10 ribu nasi bungkus bagi para peziarah yang mengikuti tahlil akbar peringatan 40 hari meninggalnya mendiang mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Minggu malam (7/2).

"Semua kami bagi gratis sebagai bentuk kepedulian kami," kata Solachul Am Notobuono, Ketua GP Anshor, Jombang, Sabtu (06/02).

Lelaki yang akrab disapa Gus Am ini mengatakan rencana itu sudah dikoordinasikan dengan pengurus Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, selaku panitia acara.

Tahlil akbar di Jombang akan digelar di dua titik, yakni di kompleks makam Gus Dur, yaitu Pondok Tebuireng, dan rumah kediaman almarhum di Pondok Pesantren Denanyar, Jombang.

Karena diprediksi banyak yang datang ke Tebuireng, maka Anshor lebih fokus ke pondok yang dipimpin Shalahudin Wahid (Gus Sholah) itu. Peziarah di kompleks pondok pendiri Nahdhatul Ulama Hasyim Asyari itu nanti diprediksi mencapai puluhan ribu. Anshor berusaha membantu panitia agar tidak memberatkan.

Menurutnya, nasi bungkus itu barasal dari seluruh anak cabang Anshor se-Kabupaten Jombang. Selain nasi, Anshor juga akan menurunkan 100 personel ke Tebuireng untuk membantu mengamankan pelaksanaan tahlil. "Semua kami koordinasikan dengan kepolisian dan pengurus pondok," kata dia.

Sementara itu, Lukman Hakim, Ketua Pengurus Pondok mengatakan, persiapan sudah dilakukan. Soal konsumsi, Tebuireng menyediakan 35 ribu kotak konsumsi. Rinciannya, 30 ribu kotak snack, dan 5.000 kotak nasi. Hal itu lebih banyak dibanding pada peringatan tujuh hari Gus Dur.

"Pada saat tujuh hari Gus Dur, kita menyediakan 17 ribu kotak konsumsi. Namun jumlah itu sangat kurang," kata Lukman beberapa waktu lalu.

Abdul Malik, pengurus lainnya menambahkan, untuk mengantisipasi membludaknya jemaah tahlil, jalan sepanjang sekitar 3 kilometer yang membentang di depan pondok akan ditutup sementara. Jalan yang ditutup mulai pertigaan Ceweng di sebelah utara, hingga pertigaan Cukir.

Tiga tempat parkir juga disiapkan, yakni lapangan Koramil Diwek, lapangan parkir Pabrik Gula (PG) Cukir, dan lapangan parkir Masjid Ulul Albab. "Semua sudah siap," kata dia.

MUHAMMAD TAUFIK