Pria Tega Bunuh Adik Iparnya

TEMPO Interaktif, Jombang - Sulis, 34 tahun, warga Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, tega menganiaya adik iparnya, Sholikin, 32 tahun, hingga tewas. Sholikin ditemukan warga sekarat dengan tubuh bersimbah darah di halaman rumahnya, Jumat malam (05/02) sekitar pukul 23.00 WIB.

Belum diketahui secara pasti motif pembunuhan yang dilakukan Sulis. Hingga saat ini Sulis masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek setempat.

"Dia mengaku sempat diancam korban dengan sabit, lalu tersangka membela diri hingga akhirnya membunuhnya," kata Kepala Kepolisian Sektor Mojowarno, Ajun Komisaris Lely Bahtiar, Sabtu (06/02).

Kepada polisi Sulis mengatakan sebelum peristiwa itu dia dan korban terlibat perang mulut. Masalah pastinya dia belum cerita. Tapi, lanjut Lely, akibat perang mulut itu korban emosi, lalu mengancam tersangka dengan sabit. Merasa terancam, tersangka membela diri dengan mengambil tongkat kayu lalu memukul korban hingga ambruk.

Hasil otopsi sementara, Sulis mengalami luka memar di sekujur tubuhnya akibat pukulan benda keras. Tangan korban juga patah. "Kami masih terus melakukan penyelidikan," kata dia.

Sementara itu, Hari, perangkat desa Gedangan,mengatakan malam itu warga mendengar suara orang minta tolong. Setelah dilihat ternyata suara itu berasal dari Sholikin yang ambruk di halaman rumahnya sendiri. Sedangkan Sulis masih berada di dalam rumah. Oleh warga, Sholikin dilarikan ke RSUD Jombang.

Sayangnya, belum sampai rumah sakit nyawa Sholikin sudah melayang. "Kejadian secara persisnya tidak ada yang tahu," tutur Hari.

MUHAMMAD TAUFIK