Topik
Banjir Putuskan Jalur Selatan Bandung
TEMPO Interaktif, BANDUNG - Luapan Sungai Citarum tak hanya mengenangi ribuan rumah warga di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Majalaya, Kabupaten Bandung tapi juga memutus jalur selatan Bandung. Akibatnya, jalur menuju Kota Bandung macet total. Hingga berita ini diturunkan, air belum terlihat surut.
Camat Baleendah Usman Sayogi menuturkan, tinggi air bah itu mencapai 1 - 3 meter. Puluhan kios di Jalan Banjaran dan arah Pasar Baleendah, terpaksa ditutup karena genangan. Pun juga sejumlah pom bensin di daerah itu. "Total kerugian belum bisa kami hitung" ujarnya.
Jumlah pengungsi akan terus bertambah mengingat pasokan listrik dan curah hujan yang terus tinggi terutama di daerah hulu Kabupaten Bandung. Setidaknya 1998 orang diungsikan di tujuh lokasi pengungsian.
PT PLN Unit Pelayanan Baleendah sendiri harus memutukan sekitar ratusan pelanggan yang terkenan Banjir."Sejak tadi malam kita memutukan pasokan listrik ke wilayah andir dan cienteung." kata Ade Suparman Fronliner Dinas Gangguan PLN UPJ Baleendah saat tengah memutuskan pasokan listrik.
Ia menyatakan, PLN akan segera menormalkan lagi pasokan listrik pada wilayah yang tegenang kalau sudah sangat memungkinkan."Karena banjir, ada beberapa kerusakan, sepeti kabel tanah yang meleleh." katanya.
Ade menyatakan, pemutusan aliran listrik di wilayah yang terkena dampak dan sekitarnya harus dilakukan karena takut ada sesuatu yang tidak diinginkan."Kami harus membagi aliran listrik jangan sampai wilayah sekitarnya juga harus dipadamkan, untuk kenyamanan dan kemanana masyarakat." katanya.
ALWAN RIDHA