Topik
30 Ton Makanan Bayi Didistribusikan untuk Korban Banjir Bandung
TEMPO Interaktif, BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung telah menerima sedikitnya 30 ton makanan pengganti asi bagi bayi di bawah 2 tahun yang diperuntukkan masyarakat yang terkena dampak banjir di berbagai wilayah di Kabupaten Bandung."Dua hari lalu, pusat telah mengirimkan bantuan makanan pengganti bayi." kata Kepala Dinas Kesehatan Achmad Kustijadi, Sabtu (6/2).
Makanan bayi itu akan didistribusikan ke wilayah kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya, Bojongsoang, Rancaekek dan Ciparay. Juga wilayah kabupaten lainnya yang tergenang banjir."Bantuan pemerintah pusat tersebut datang cepat karena adanya pemberitaan yang terus menerus." katanya.
Ia menyatakan, penyaluran untuk makanan pengganti asi tersebut tinggal dikoordinasikan dengan pejabat kecamatan setempat."Sampai saat ini belum ada bayi yang dirujuk karena sakit, semuanya masih bisa ditangani oleh tim dokter dari puskesmas setempat, dan puskesmas keliling," ujarnya."
Achmad menegaskan, pemerintah mewaspadai berbagai penyakit akibat bencana banjir di Kabupaten Bandung diantaranya diare, insfeksi saluran pernapasan akut, gatal gatal dan penyakit kencing tikus."Untuk obat obatan sampai saat ini masih cukup, kita belum meminta tambahan obat ke pemerintah provinsi."
Dinas Kesehatan juga akan memfokuskan para medis, dokter dan puskesmas keliling di daearah Baleendah karena wilayah ini yang paling parah tergenang."Kami menghimbau terus agar masyarakat agar tetap hidup sehat, dan jangan memakai air banjir untuk mandi." ujarnya.
Sementara Kepolisian Resor Kabupaten Bandung, menyiagakan sekitar 2 peleton satuan Samapta Pengendali Massa (Dalmas) untuk mengevakuasi masyarakat jika banjir terus meningggi."Ini untuk mengevakuasi dan menjaga keamanan masyarakat." ujar Ajun Komisari Rusli Komandan Sampta Polres Bandung.
ALWAN RIDHA