foto

TEMPO/Imam Sukamto

Boediono: Dimasa Sulit, Karakter Pemimpin Akan Diuji  

TEMPO Interaktif, Jakarta -Wakil Presiden Boediono menyatakan dalam situasi-situasi sulit, karakter seseorang menjadi pemimpin akan diuji. Dalam menghadapi persoalan yang sulit itu, akan bisa terlihat karakter mana yang lebih unggul dari yang lain.

"Pada masa sulit apakah seorang pemimpin bisa menghadapinya, hanya ikut-ikutan saja, atau malah hanya jadi penonton," kata Boediono dalam acara dialog bersama dengan para siswa dari beberapa sekolah tingkat SMA di SMA 3 Semarang, Sabtu (5/2).

Boediono menilai, pembangunan karakter itu tidak bisa dilakukan dengan cara ditulis atau dihapalkan. Tapi karakter tersebut melekat pada pandangan-pandangan sikap dasar yang diajarkan.

"Kalau di sekolahan, seorang guru juga harus memberikan contoh yang baik," katanya. Boediono mencontohkan, apa yang dikatakan seseorang maka itulah yang harus dilakukan.

Untuk itu, kata Boediono, pembangunan karakter para generasi muda sangatlah penting. Apalagi, selama ini sebuah bangsa yang maju bukan disebabkan karena ditunjang sumber daya alam yang melimpah tapi lebih kepada mengandalkan sumber daya manusianya. Menurut Boediono, dalam konteks pembangunan manusia itulah pendidikan menjadi kunci utamanya.

Selain karakter, kata Boediono, yang tidak kalah penting adalah keterampilan dan pengetahuan seseorang. Apalagi, di masa mendatang standar yang akan digunakan bukanlah standar lokal tapi standar global.

Boediono meminta agar para siswa belajar tekun dan kerja keras untuk mengahadapi persaingan yang semakin ketat di masa mendatang. Persaingan itu tidak hanya antar warga di Indonesia tapi juga persaingan antar negara.

ROFIUDDIN