Dossy Iskandar Prasetyo Terpilih Jadi Sekretaris Jenderal Hanura

TEMPO Interaktif, Surabaya - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jawa Timur Dossy Iskandar Prasetyo akhirnya dipercaya oleh tim formatur Musyawarah Nasional Hanura menjadi Sekretaris Jenderal partai tersebut.

Terpilihnya Dossy diumumkan secara langsung oleh Wiranto saat membacakan daftar pengurus harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura, pagi tadi (7/2). "Sekjen Dossy Iskandar dan membawahi 10 wakil sekjen," kata Wiranto disambut tepuk tangan peserta munas.

Sama seperti terpilihnya Wiranto sebagai ketua umum secara aklamasi, terpilihnya Dossy setidaknya bukanlah hal yang mengejutkan diarea Munas I Hanura di Hotel Shangri-la Surabaya ini. Apalagi selain ketua DPD Hanura Jawa Timur, Dossy juga sebagai ketua panitia penyelenggara Munas ini.

Dalam Munas ini, pemilihan Sekretaris Jenderal dilakukan tim formatur yang beranggotakan tujuh orang yaitu Wiranto sebagai ketua sekaligus anggota, empat anggota formatur dari DPP, dan dua utusan dari daerah (salah satu di antaranya adalah Dossy).

Selain mengumumkan nama sekretaris jenderal, Wiranto setidaknya juga mengumumkan nama-nama unsur ketua, sekretaris jenderal serta bendahara. Unsur ketua atau para ketua DPP Hanura setidaknya terdiri dari 27 nama, atau menyusut dari kepengurusan sebelumnya yang jumlah ketuanya mencapai 51 orang.

Sedangkan, para sekretaris jenderal terdapat 11 orang atau menyusut dari 59 orang. Dan bendahara terdapat 10 orang dan menyusut dari 29 orang. "Total pengurus harian dulu 139 orang, saat ini kita rampingkan menjadi 48 orang," kata Wiranto.

Perampingan, menurut Wiranto, dilakukan untuk mewujudkan rekomendasi Munas untuk merampingkan pengurus. "Dulu gemuk karena untuk menampung banyaknya tokoh yang begabung," terang Wiranto.

Selain merampingkan, kepengurusan saat ini juga untuk memenuhi kuota 50 persen pengurus muda dan 30 persen kuota perempuan. "Pengurus muda saat ini mencapai 52 persen, dan perempuan sudah 31 persen, empat tokoh daerah juga sudah kita masukkan ke DPP," imbuh dia.

ROHMAN TAUFIQ