foto

TEMPO/Fransiskus S



Badan Meteorologi Peringatkan Fenomena Hujan Es  

TEMPO Interaktif, Surabaya - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Surabaya, mengingatkan warga Jawa Timur agar selalu mewaspadai fenomena hujan es yang turun hingga beberapa hari ke depan.

“Hujan berupa kristal es dalam beberapa hari ke depan masih akan terus turun,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda, Samsul Arifin, Selasa (9/2) pagi.

Kristal es kecil ini, menurut dia, terbentuk dari awan hujan yang sangat rendah dari bumi, sehingga hujan yang turun tidak hanya berupa rintik air melainkan berupa kristal es ringan. Ini berbeda jika awan berada pada jarak yang jauh dari bumi, sehingga titik es selama waktu turun ke bumi mencair dan menjadi air.

Selain hujan es, BMKG juga memperingatkan terjadinya puting beliung akibat terbentuknya awan Cumulomunimbus (CB) yang diakibatkan dari perbedaan suhu yang cukup ekstrim, yaitu perubahan dari udara panas ke dingin.

Awan CB, menurut Samsul, lazim terbentuk pada daerah kosong, misalnya di persawahan maupun di lapangan. “Yang pasti, hujan dengan intensitas deras masih berpotensi terus turun dalam beberapa hari ke depan,” kata dia.

Hujan setidaknya turun merata di hampir seluruh Jawa Timur, dengan kecepatan angin berkisar antara 05-25 kilometer per jam. Sedangkan suhu antara 24-33 derajat Celcius, kelembaban udara 61-98 persen dan jarak pandang 4-10 kilometer.

ROHMAN TAUFIQ