foto

TEMPO/Arnold Simanjuntak



Jimly: Bangsa Ini Pelit Memberi Gelar

TEMPO Interaktif, Jakarta -Anggota Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Kehormatan Jimly Asshiddiqie mengatakan bangsa ini harus lebih sering memberikan gelar dan tanda jasa pada orang-orang yang berjasa.

"Tradisi kita agak pelit memberi penghargaan. Kurang begitu lancar berterima kasih," katanya usai menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Rabu (10/02).

Jimly mengatakan Anggota Dewan Kehormatan akan mencoba mengubah persepsi tersebut. Orang yang berjasa pada bangsa, kata Jimly, "Harus diberi penghargaan."

Pemberian penghargaan, Jimly melanjutkan, tak terbatas hanya pada orang Indonesia. "Juga kepada orang asing seperti yang membantu saat tsunami," kata Jimly.

Adapun mengenai gelar pahlawan untuk Gus Dur, Jimly mengaku tak membahasnya secara khusus dengan Presiden.

Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Kehormatan 2010-2011 terdiri dari, Djoko Suyanto, Haryono Suyono, Juwono Sudarsono, TB Silalahi, Quraish Shihab, dan Edi Sedyawati.


DWI RIYANTO AGUSTIAR