foto

AP/Simon Dawson



Mengaku Arsenal Bokek, Wenger Ogah Beli Pemain  

TEMPO Interaktif,London:Kebijakan hemat dalam mengeluarkan uang kas tim terus dipertahankan Arsene Wenger. Ia menegaskan tidak akan mencari jalan keluar dari krisis yag kini dihadapi The Gunners dengan membeli pemain di mana tim tak mampu melakukannya.

Wenger dipaksa melihat peluang Arsenal menjuarai Liga Primer Inggris pupus setelah dipermalukan Manchester United dan Chelsea. “Ini sangat menyakitkan saya. Apakah Anda berpikir saya akan berjuang setiap hari dan malam hanya untuk kalah? Apa yang membuat saya lega adalah kami masih mempunyai peluang lain,” tegas Wenger, Rabu (10/2).

Peluang yang diklaim Wenger akan datang jika timnya bisa mengalahkan Liverpool di Emirates Stadium malam ini. “Kami mempunyai kebijakan yang masih berjalan dan perlu kuat, sabar,. Kadang terpukul namun tetap bertahan karena ini adalah cara bagaimana sebuah klub sepak bola dijalankan,” terang Wenger.

“Saya tahu banyak orang tidak sabar melihat performa kami. Tugas saya adalah bersabar dan terus bekerja dan membuat orang berpikir jika saya melakukan hal dengan baik atau buruk. Ini adalah bagian dari pekerjaan saya,” tegas The Professor.

Situasi Arsenal, menurut Wenger berbeda dengan yang dialami Chelsea saat ini. Dengan guyuran jutaan pound sterling dari pemilik, klub itu mampu bersaing dengan tim-tim elit lainnya di Liga Inggris.

“Kami tidak bisa seperti Chelsea yang bisa kehilangan 150 juta pound sterling (Rp  2,2 triliun). Kami tidak bisa seperti itu. Saya tidak tahu di belahan dunia manakah Anda hidup? Sepak bola hidup di dunia artifisial saat ini.”

Wenger beranggapan ia berusaha mencoba realistis. “Kami bangga dengan hal ini. Jika Anda habis-habisan membeli pemain, Anda akan membayar pemain dengan gaji tinggi. Kami tidak mampu melakukannya,” tutup Wenger.

THE SUN | BAGUS WIJANARKO