foto

FACEBOOK REDESIGN 2



Dulu Sahabat Pena, Sekarang Bisa Lewat Facebook  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Psikolog anak Tika Bisono mengatakan Facebook memberikan semangat positif dalam bergaul. Seorang anak yang memperbanyak temannya di situs jejaring sosial, menurut Tika, tidak akan mengurangi interaksi dengan lingkungan sosial di sekitarnya.

“Bergaul di Facebook tidak ada masalah yang penting secara psikologis berhubungan dengan orang lain diluar dirinya tidak terganggu,” kata Tika saat dihubungi Tempo Rabu (10/2).

Memperbanyak teman dari tempat lain sebenarnya sudah terjadi sejak lama. Jaman dulu menurut Tika sudah ada metode sahabat pena yang juga menambah teman yang tidak dikenal. Facebook merupakan bentuk perkembangan teknologi dan cara yang digunakan masyarakat jaman sekarang untuk memperbanyak teman.

“Dulu Si A dan Si B saling kirim surat. Ada keanggotaannya dan bisa antar negara. Tidak ada masalah dengan itu,” katanya

Secara psikologis seseorang yang kurang bisa bergaul, jika banyak teman di Facebook atau situs jejaring sosial lainnya pasti akan merasa senang. Dirinya akan merasa didekati dan diperhatikan. Kecerdasan intrapersonal, menurut Tika sangat dibutuhkan dalam berteman di dunia maya. Dengan kecerdasan intrapersonal yang tinggi seseorang semakin waspada dalam bergaul. “Dengan kecerdasan intrapersonal yang tinggi seseorang bisa membangun dan menjaga hubungannya dengan orang lain,” kata Tika.

Facebook juga bisa membangun jaringan yang luas. Selain itu banyak juga hal-hal positif yang bisa dibangun melalui Facebook. Kasus yang menimpa Nunik (bukan nama sebenarnya) dengan Arie Power menurut Tika, merupakan kesialan. Pasalnya Facebook pada dasarnya dibuat untuk hal yang positif.

“Jangan sampai dengan banyaknya teman di Facebook kita menjadi terlena dan meluputkan kewaspadaan terhadap orang lain,” katanya.

DANANG WIBOWO