Topik
Keindahan Bromo Akan Dijual ke Jepang
TEMPO Interaktif, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menjual keindahan Bromo dan kawah Ijen kepada wisatawan Jepang yang berkunjung ke Jatim. “Selama ini kita kalah promosi, bahkan hampir tidak pernah ada promosi ke Jepang,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Djoni Irianto, usai membahas kunjungan Wisatawan Jepang di Kantor Wakil Gubernur Jatim, siang tadi.
Menurut Djoni, Bromo dan Ijen akan dipromosikan besar-besaran di Jepang, karena wisatawan Jepang hanya tertarik pada kawasan wisata alam. “Wisatawan Jepang itu tidak suka shoping, mereka juga tidak suka wisata religi,” ujarnya.
Data di dinas pariwisata menunjukan kunjungan wisata asal jepang menduduki peringkat ke-lima. Sedangkan posisi pertama ditempati wisatawan asal Malaysia sebanyak 38.534 wisatawan, disusul Singapura 14.260 orang, Cina 10.258 orang, Taiwan 9.146 orang, dan Jepang 6.186 wisatawan.
Promosi di Jepang akan dilakukan dengan cara menggandeng maskapai penerbangan supaya menyediakan rute khusus Surabaya-Jepang. “Selama ini belum ada maskapai yang langsung ke Jepang,” kata Djoni.
Djoni menjelaskan, Jatim akan memulainya dengan kunjungan Gubernur Jatim Soekarwo ke Jepang pada 31 Mei mendatang. Agendanya, mengadakan beberapa seminar pariwisata Jatim. Selanjutnya, pada 2010, Jatim menargetkan 7000 wisatawan asal Jepang berkunjung ke Jatim. Adapun target kunjungan wisatawan asing ke Jatim pada 2010 sebanyak 170 ribu orang.
Rohman Taufiq