REUTERS
Topik
Benitez Tanggapi Dingin Sistem Playoff Liga Champions
TEMPO Interaktif,Liverpool:Manajer Liverpool Rafael Benitez mengolok ide digelarnya playoff Liga Champions di Liga Primer Inggris. Ia menilai jadwal yang akan dimainkan 20 tim setiap musimnya sudah terlalu padat.
Laporan di Inggris menyatakan bahwa otoritas Liga Primer sedang mempertimbangkan memperkenalkan sistem playoff. Tim di posisi ke empat hingga tujuh akan saling bertarung setelah liga selesai untuk menentukan sisa tiket kualifikasi Liga Champions.
Liverpool, dengan skenario di atas bisa diuntungkan sekaligus dirugikan, Untung jika posisi keempat yang selama ini sering direbut tim bisa diraih. Di lain pihak posisi tim terancam gagal meraih tiket Eropa dengan adanya persaingan dari Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Aston Villa musim ini.
Benitez menyatakan, ia hanya ingin tim posisi keempat yang bisa meraih tiket pamungkas Eropa. “Saya setuju dengan pernyataan manajer Everton David Moyes. Ia mengatakan sistem playoff akan berarti buat tim semacam Tottenham jika finis di tempat keempat. Setelah tampil bagus mereka harus bermain dengan tim yang finis di tempat ketujuh mungkin 20 poin di belakang untuk mempertahankan persaingan terbuka?” ketus Benitez, Kamis (18/2).
“Untuk bermain pada tiga atau empat laga, Anda dipastikan tidak mempunyai waktu dengan adanya laga internasional. Kapan Anda akan main, bagaimana anda tampil, dan apa artinya ini bagi sebuah tim yang finis di tempat keempat?” tegasnya.
Setiap tim Liga Inggris harus tampil pada 38 pertandingan semusimnya. Menurut Benitez banyaknya pertandingan membuat seluruh tim dipaksa mencari cara untuk tetap bisa tampil bagus.
“Kami terlalu banyak bermain saat ini. Mereka (Liga Primer) berbicara tentang laga ke-39 untuk dimainkan di Asia. Jadi jika kami tampil di playoff kami akan bermain sampai akhir abad,” ketus Benitez.
FOXSPORTS | BAGUS WIJANARKO
Web via