foto

Geladi bersih pertunjukan Opera Diponegoro di Jakarta, Jumat(19/2). Opera Diponegoro merupakan hasil penulusuran panjang dari koreografer Sardono W Kusumo, terhadap sejarah dan sosok Pangeran Diponegoro. TEMPO/Dwianto Wibowo



Agenda Hari Ini  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Berikut ini beberapa kegiatan seni yang berlangsung hari ini:

Pentas Opera Diponegoro

Tempat: Komunitas Salihara, Jl. Salihara no. 16, Pasar Minggu, Jakarta
Waktu: 19-20 Februari pukul 20:00

Opera Diponegoro, koreografi Sardono W Kusumo, adalah sebuah pemerian teatrikal tentang kehidupan Pangeran Diponegoro (1785-1855). Dia menggabungkan unsur-unsur tari tradisional Jawa dan tari kontemporer dengan narasi/libreto yang diambil dari otobiografi sang tokoh, yang ditulis di masa pembuangannya di Sulawesi. Koreografi Sardono ini mengambil gaya drama teater Jawa yang disebut langendriyan, di mana para penampil, yang terdiri dari sejumlah penari terlatih, juga menembang seiring musik gamelan. Karya tari ini memasukkan pula anasir musik Barat sebagai bagian integral pertunjukan.

Film The Bird Can't Fly

Karya sutradara Threes Anna ini diproduksi pada 2009. Film ini diilhami oleh Afrika Selatan, sebuah bagian dunia yang ekstrem di mana orang memiliki kemampuan mengekspresikan kebencian dan harapan dalam satu kalimat.

Sebuah kota yang berpenduduk kebanyakan wanita yang hampir semuanya mempunyai anak laki-laki, di mana memasak dilakukan dengan tungku listrik, tetapi mereka harus menyalakan dahulu api di dalamnya jika hendak memasak sesuatu. Seorang nenek berkulit putih (Melody) berasal dari dunia yang kaya dan subur, disandingkan dengan cucunya yang berkulit hitam dan miskin (River), hidup bersama dalam sebuah kota yang menjelang runtuh, nyaris ditelan habis oleh gurun yang mendesak mengepungnya. Bagi Melody kota ini bermakna pembusukan, bagi River ini adalah kelimpahan. Bagi River burung-burung unta lokal dan telur-telur mereka merepresentasikan pasukan masa depannya; bagi Melody telur-telur itu hanya bagian dari masakannya. Namun pada akhirnya telur-telur itulah yang merupakan representasi dari kehidupan yang baru.

Waktu: 20 Februari 2010  pukul 16.00
Tempat: Erasmus Huis, Jl. HR Rasuna Said Kav. S-3, Kuningan, Jakarta

Kuliah Umum Sejarah Seni Rupa Indonesia: "Abstrak Indonesia"

Pembicara: Asmudjo J Irianto
Waktu: 20 Februari 2010 pukul 16.00
Tempat: Komunitas Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

Pameran Keramik "Dari Celengan Trowulan sampai Piring Cina"
Waktu: 19-27 Februari 2010  pukul 10.00-18.00
Tempat: Bentara Budaya Jakarta, Jl.Palmerah Selatan 17, Jakarta

Wonder Eyes Photo Project Sumatra
Tempat: The Japan Foundation, Gedung Summit Mas II, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 61-62, Jakarta Selatan
Waktu: 16-25 Februari pukul 10.00-18.00 WIB

Strangers On My Pillow
Pameran seeni rupa karya Treeda Mayrayanti
Tempat: Sangkring Art Space, Nitiprayan No 88, Ngestiharjo, Bantul, Yogyakarta
Waktu: 10-22 Februari

Festival Harmony in Diversity

Paguyuban Sahabat Menteng bekerja sama dengan Rukun Warga 05 Kelurahan Menteng ingin mewujudkan gambaran masyarakat pluralis serta kerukunan antarumat beragama dan etnis melalui kegiatan ini. Acara ini diisi berbagai pertunjukan, seperti pencak silat Palang Pintu, barongsai, tari Cina, rebana, serta menyanyi dan menari bersama.
Tempat: Taman Menteng, Jakarta Pusat
Waktu: 22 Februari pukul 10.00-22.00