Topik
Pipa PDAM Kota Bandung Tersumbat Sampah
TEMPO Interaktif, BANDUNG - Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bandung belum berhasil menormalkan debit air ke pelanggan. Sampai hari ini, pasokan air dari pipa utama masih tersumbat sampah banjir.
Menurut juru bicara PDAM Kota Bandung Meliana, pipa utama menyalurkan air dari Sungai Cisangkuy. Namun sejak Kamis pekan lalu, kolam penyadap air di daerah Banjaran, Kabupaten Bandung, tersumbat sampah banjir berupa akar dan batang pohon.
Sampah itu masih sulit disingkarkan oleh 50 orang petugas. "Itu bukan sampah banjir biasa," ujarnya Senin (21/2). Debit air yang baru berhasil masuk hari ini 550 liter per detik dari normal 1.700 liter per detik, atau hanya bertambah 100 liter dari debit kemarin.
Agar keluhan pelanggan tidak meluas, PDAM Kota Bandung kini hanya mengandalkan pipa cadangan yang mengalirkan air dari Sungai Cikapundung. "Kini debit air yang masuk ke pipa pengolahan mencapai 1.300 liter per detik dari normalnya 1.700 liter," katanya. PDAM belum bisa memastikan kapan pasokan air ke pelanggan dapat normal kembali.
ANWAR SISWADI





