Jalan Layang Pesing akan Dijadikan Satu Arah

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat berencana akan mengubah jalan layang pesing menjadi satu arah dari Tangerang menuju Grogol. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah kecelakaan dan mengurangi kemacetan di daerah tersebut.

"Menurut Kasatlantas, pesing merupakan daerah rawan kecelakaan lalu lintas," ujar Djoko Ramadahan, Wali Kota Jakarta Barat. Seusai melakukan inspeksi ke enam titik rawan kemacetan, Djoko mengungkapkan, nantinya jalan layang ini hanya akan digunakan dari arah Tengerang menuju Grogol. Sedangkan sebaliknya harus menggunakan jalan di bawahnya. Perubahan ini merupakan bagian dari program Road Safety yang dicanangkan Pemerintah Jakarta Barat.

Dalam inspeksi tersebut sempat terjadi perdebatan antara Djoko dengan M.Akbar, dari Dinas Perhubungan. Perdebatan terjadi karena Djoko ingin separator busway di jalan layang tersebut dibongkar. "Supaya manuver kendaraan di flyover tersebut lebih leluasa," ujarnya.

Sementara itu, Akbar menolak dengan alasan busway harus diberikan jalan khusus. Ia mengatakan, "Kalau busway jalannya sama saja dengan moda transportasi biasa, kita tidak konsisten dengan rencana awal dibuatnya busway." Akhirnya, Djoko menegaskan, separator harus dibongkar.

Djoko juga menyetujui usulan Dinas Perhubungan yang menginginkan sepeda motor dan bajaj dilarang naik jalan layang. "Nanti kita koordinasikan dengan kepolisian, supaya diberikan petugas yang mengawasi supaya motor tidak naik," ujar Djoko.

Kasat Lantas Polres Jakarta Barat, Kompol Sungkono yang ikut dalam rombongan juga menyanggupi permintaan tersebut. "Iya, kami akan suruh petugas untuk mengawasi," ujarnya.

Selain itu, perubahan juga akan terjadi di lampu lalu lintas pertigaan Pesing akibat perubahan fungsi jalan layang tersebut. Djoko juga meminta agar sepanjang jalan tersebut dibebaskan dari pedagang kaki lima. "Ini akan membangun trotoar supaya pejalan kaki bisa lebih aman," ujarnya. Rencananya perubahan menjadi satu arah ini akan diterapkan mulai tanggal 1 April 2010.


FEBRIYAN