Jenazah Nikita, Korban Kecelakaan Kuningan Disemayamkan di Rumah Duka


TEMPO Interaktif, Jakarta - Jenazah Nikita Putri, 16 tahun, salah seorang korban kecelakaan maut di Jalan HR Rasuna Said semalam, disemayamkan di Rumah Duka Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara. Nikita adalah putri tunggal dari pasangan Herman Sadikun dan Meryawati.

Selain Nikita, dua korban lainnya juga meninggal dan dua lagi mengalami luka berat dan sampai kini masih di rawat di RS MMC, Kuningan, Jakarta Selatan. Rencananya Nikita akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Pondok Rangon, Jakarta Timur pada Hari Rabu (3/3) nanti.

Namun, karena masih diliputi rasa duka yang mendalam, keluarga dan kerabat Nikita tak mau bercerita tentang almarhumah. "Harap maklum. Kita sedang berduka," ujar seorang kerabat.

SOFIAN

Komentar (13)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
2
1
hati hatilah kalo naik kendaraan jangan seenak nafsunya sendiri. be careful guys
7
1
TAU NEH, PADA ASAL NGOMONG AJA!!! POKOKNYA BUAT PARA ANAK2 GAUL JAKARTA, TETEP SHOW YOUR PASSION!! MUMPUNG KITA MASIH MUDA!!! BUAT PARA ORANG TUA, KE LAUT AJE LO PADA!!!
0
4
buat mas-mas yang ngaco... (lo tau sapa, kan??) jangan ngaco, dong... orang lagi berduka gini malah komen yang aneh-aneh... dasar aneh, lo!! mmm... Sori, nih.. aku tau-nya telat. aku juga berbela sungkawa. moga Tuhan Yesus melapangkan jalan untuk Nikita dkk, ya... (Amin)
0
2
utk para pembaca yg ingin ksh komen sebaiknya cerna dl deh masak2 apa yg mw ditulis...jgn sembarangan ksh komen...beritanya ttg pemakaman korban kecelakaan,,koq jd ngebahas yg lain...kecelakaan yg menimpa Nikita dkk sebaiknya menjadi pelajaran bagi kita semua utk...selain berhati2 berkendara juga harus peduli terhadap keselamatan orang lain...kn usut pny usut kendaraan yg digunakan Nikita dkk ternyata bermasalah...
0
0
sorry mas XXXX, saya ga kenal korban sama sekali. Tapi mau kasih masukan aja, kalo anak SMA naek mobil jaman sekarang itu uda biasa. Cuman karena mas XXXX ga naek mobil misalnya karena keadaan orang tua mas XXXX yang ga mampu, bukan berarti anak orang laen itu dimanja. Kenyataan nya kebanyakan orang berhasil itu kebanyakan anak dari orang yg mampu. Dan sorry aja, orang ga mampu yang kebanyakan anaknya juga tetep miskin dan bodoh, dan makanya Indonesia ini terbelakang terus. Nah karakter mas XXXX yang kita sekarang liat itu hasil dari pada pendidikan orang tua mas XXXX yang termasuk golongan tidak mampu. Jadi yah, itulah pelajaran sebenarnya disini, semoga orang tua miskin yang laen bisa mengambil hikmatnya dan berpikir 2x sebelum menambah populasi dunia dengan sampah.
Selanjutnya
Wajib Baca!
X