foto

Mahmoud al-Mabhouh (bawah) diikuti oleh tersangka pembunuhnya, terekam oleh CCTV. REUTERS

Dubai Cekal Warga Israel  

TEMPO Interaktif, Dubai - Kepala Polisi Dubai Letnan Jenderal Polisi Dahi Khalfan, Selasa (2/3), mengatakan pemerintah melarang warga Israel masuk ke Uni Emirat Arab. "Sekalipun mereka memakai paspor asing," ujar Khalfan kepada pers di Dubai. Keputusan itu keluar menyusul aksi pembunuhan terhadap salah seorang komandan sayap militer Hamas Mahmud al-Mabhuh yang diduga melibatkan Dinas Intelijen Israel Mossad. 

Meski begitu pemerintah Dubai masih memberi izin kepada petenis top Israel Shahar Peer untuk tinggal selama sepekan di Dubai guna mengikuti turnamen Dubai Championships. Aturan itu juga berlaku bagi lebih selusinan pebisnis Israel yang kerap bertandang ke Dubai guna menanam uang di sektor komunikasi, infrastruktur, dan pertanian.

Seperti diwartakan Associated Press sejumlah menteri luar negeri mempertanyakan efektivitas keputusan itu mengingat Israel tak memiliki hubungan diplomatik penuh dengan Emirat Arab. Polisi Dubai juga akan memakai teknologi pemindai suara dan muka guna mendeteksi warga Israel yang mencoba 'menyusup' dengan memakai paspor asing.

"Menyalahgunakan paspor Eropa dan paspor lain serta memakai tanah Uni Emirat untuk membunuh sungguh perbuatan yang memalukan!" kata Khalfan seraya mengatakan bakal meningkatkan kemampuan para polisi untuk melakukan pemeriksaan suara dan wajah warga Israel tersebut. Maklum saja banyak warga Israel yang memiliki paspor ganda dan memakainya untuk masuk ke sejumlah negara.


| AP | HAARETZ | ANDREE PRIYANTO