Demokrat akan Apresiasi PAN dan PKB di Pemerintahan

TEMPO Interaktif, Jakarta -Partai Demokrat menyatakan belum mengambil sikap terkait putusan Rapat Paripurna DPR tentang penyikapan kasus Bank Century.

“Kejadian ini belum lewat 24 jam. Kami tidak ingin bereaksi secara tidak proporsional,” kata Sekjen Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, saat dihubungi Tempo sore ini, Kamis (4/3).

Amir menyatakan bahwa Partai Demokrat tidak ingin masyarakat menganggap bahwa partai sedang galau. “Tindakan baru akan kami ambil saat hati sudah tenang,” katanya.

Dalam Rapat Paripurna DPR kemarin, mayoritas anggota dewan memutuskan untuk memilih opsi C, yaitu opsi yang menyatakan bahwa terdapat penyimpangan dalam hal bailout Bank Century oleh pemerintah, baik dari segi kebijakan maupun pelaksanaannya. Beberapa fraksi partai mitra koalisi, seperti Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga keseluruhan anggotanya memilih opsi C, dan ini berseberangan dengan Fraksi Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mayoritas anggotanya memilih opsi A.

Menurut Amir, sikap fraksi yang berdampingan dengan Partai Demokrat untuk memilih opsi A harus diapresiasi. “PAN dan PKB sangat layak mendapat apresiasi,” kata Amir. “Saya sudah mulai mewacanakan untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam pemerintahan. Kami serahkan sepenuhnya kepada Presiden, juga terkait penyikapan terhadap kawan-kawan mitra koalisi yang berbeda pendapat,” lanjutnya.

Amir juga membenarkan bahwa pada malam ini akan ada konsolidasi Partai Demokrat di Cikeas. “Itu benar. Yang dijadwalkan akan hadir adalah unsur DPP, fraksi, dan Dewan Pembina Partai,” katanya. Amir mengatakan bahwa dia belum mengetahui agenda yang akan dibahas dalam konsolidasi tersebut. “Kami belum tahu agendanya, karena undangannya datang mendadak, sekitar pukul 11.00,” lanjutnya.

EVANA DEWI