foto

Pemusik Blues, Gugun saat tampil pada Jakarta International Blues Festival di Istora Senayan, Jakarta, Jumat(7/11).



Gugun Blues Shelter Rilis Album Baru  

TEMPO Interaktif, Jakarta -Trio blues rock Gugun Blues Shelter akhirnya merilis album terbarunya. Berjudul Gugun Blues Shelter, album yang, menurut Gugun, gitaris dan pendiri Gugun Blues Shelter, telah "menyita energi dan pikiran kami" itu bisa dibeli melalui delivery order.


"Kami merekam dan memproduksi album ini sepenuhnya sebagai proyek independen, dengan dana kami sendiri dan bantuan teman," kata Gugun lewat telepon hari ini.

Menurut Gugun, album itu direkam di Tema Studio, Perdatam, Jakarta. Pemilik studio, Danny, adalah "teman lama kami". Proses rekaman berlangsung enam hari, pada awal Januari lalu. Dengan proses mixing dan mastering, album rampung dalam sebulan.

Terdiri atas sembilan lagu, tema album yang dicetak seribu kopi CD itu cenderung muram. Mereka menyinggung soal-soal pergulatan untuk memerdekakan diri, kehidupan dan perbedaan karakter manusia, kerinduan, bahkan ketamakan. "Liriknya merupakan cerminan kehidupan kita sehari-harilah," kata Gugun.

Meski begitu, Gugun memastikan musiknya tetap seperti album-album sebelumnya --Get the Bug (2004), Turn It On (2006), dan Set My Soul on Fire (2009) yang belum dirilis. "Anda masih bisa berdansa dengan lagu-lagu yang ada."

Gugun Blues Shelter sebelumnya bernama Gugun and the Bluesbug. Berdiri pada awal 2000, pengaruh Jimi Hendirx, Stevie Ray Vaughan, Led Zeppelin, dan para pendekar blues lainnya menjadi pijakan bagi mereka --selain Gugun, dua  personnel lainnya adalah Aditya Wibowo atau Bowie (drum) dan Jon Armstrong (bas) --untuk meramu musiknya sendiri. Elemen-elemen blues, funk, dan soul dalam musik mereka sanggup memikat berbagai kalangan. Mereka bahkan sudah beberapa kali tur dan tampil di festival blues di Inggris.
PURWANTO SETIADI