Topik
NTT Dapat Hibah Kapal Ile Bolleng Said
TEMPO Interaktif, Kupang - Pemerintah pusat menghibahkan satu buah kapal motor pelayaran (KMP) Ile Bolleng untuk pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka membuka daerah-daerah terisolir di NTT. KMP Ile Bolleng diserahkan oleh Nahkoda KMP Ile Bolleng Said yang mengantar kapal dari Surabaya menuju Kupang.
Kapal itu diterima oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya didampingi Wakil Gubernur Esthon Foenay.
Gubernur Lebu Raya bersama pejabat daerah lainnya sempat berlayar menggunakan KMP Ile Bolleng yang akan dipakai melayani rute Kupang-Lewoleba itu, hari ini.
Hibah tersebut, menambah jumlah armada yang akan beroperasi di NTT menjadi 11 armada. Nahkoda KMP Ile Boleng Said mengatakan, dirinya bersama sejumlah anak buah kapal (ABK) melakukan pelayaran dari Surabaya pada Sekas (2/3) lalu dan tiba di pelabuhan Bolok Kupang pada Jumat (5/3). "Kapal ini dibawa dari klaster industri perkapalan Surabaya PT Ben Sentosa," katanya.
Menurut dia, KMP Ile Bolleng ini memiliki kecapatan 12 knot perjam dengan putaran 1800 permenit dan ukuran panjang 55,50 meter, lebar 13 meter dan panjang garis tegak 47,25 meter dengan kapasitas penumpang 2 24 orang.
Kapal ini juga, lanjut Said, dapat mengangkut kendaraan sebanyak 12 unit dan lima sepeda motor. Kapal ini juga dilengkapi dengan 96 tempat duduk untuk VIP dan 86 kursi untuk kelas ekonomi serta 96 kasur.
Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan, pemerintah daerah akan menambah sebanyak 16 armada untuk melayani pelayaran di pulau-pulau yang terisolir. "Dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang transportasi laut maka pemerintah akan berusaha menambah 16 armada lagi," katanya. KMP Ile Boleng akan dikelola oleh Perusahaan Daerah (PD) Flobamor milik pemeritah provinsi NTT.
YOHANES SEO





