Topik
PPP dan PKS Tak Akan Mundur dari Koalisi
TEMPO Interaktif, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Keadilan Sejahtera tak berniat mundur dari koalisi. Kedua partai itu mengajak Partai Demokrat untuk duduk bersama membicarakan persoalan koalisi.
“Kami belum berniat mundur. Kalau ada masalah mari kita bicarakan bersama,” kata Ketua Fraksi PPP di Dewan Perwakilan Rakyat, Hazrul Azwar, saat dihubungi, Senin (8/3).
Partai Demokrat sebelumnya menyinggung koalisi yang tengah dirundung masalah. Demokrat merasa tak nyaman dengan sikap beberapa partai mitra koalisi.
"Koalisi yang ramping, semampai, dan sehat lebih baik ketimbang koalisi gemuk dan berlemak," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum kemarin.
Pernyataan Anas terbaca dari hasil voting sidang paripurna DPR soal kasus Bank Century. Tiga mitra koalisi, yakni PKS, PPP, dan Partai Golkar, berbeda pendapat dengan Demokrat soal penyelamatan Century.
PKS menilai persoalan koalisi disebabkan manajemen koalisi demokrat yang buruk. Ketua PKS Mahfudz Siddiq mencontohkan, dalam kontrak koalisi tertera bahwa akan dibentuk sekretariat bersama mitra partai koalisi. Kenyataannya, kata dia, hingga kini sekretariat bersama itu tak kunjung ada.
Padahal, kata Mahfudz, sekretariat bersama penting untuk menjalin komunikasi antarpartai koalisi. “Ada diskusi-diskusi, pembicaraan-pembicaraan, pembenahan-pembenahan,” ujarnya.
Lantaran jalur komunikasi dengan Demokrat tersumbat, kata Mahfudz, partainya lebih banyak berkomunikasi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketimbang dengan Demokrat. “Jangan sampai SBY bilang A, Demokrat bilang B,” ujarnya.
ANTON SEPTIAN
Web via