foto

TEMPO/Nickmatulhuda

Tender Pariwisata Terpadu Dipastikan Rampung pada Mei

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Irawan Wirjawan memastikan tender kawasan wisata terpadu di Lombok, Nusa Tenggara Barat, akan selesai antara April dan Mei. "Ada 4 investor Asia yang sedang masuk proses tender baru. Emaar mau masuk lagi, tapi tidak ada diskriminasi," ujar Gita di Jakarta akhir pekan lalu.

Selain Emaar ada investor dari India dan dua investor Asia yang tertarik dengan proyek ini. Dalam tender baru nanti parameter pembagian antara pusat, daerah, dan swasta bakal diubah lantaran bertambahnya nilai akibat beberapa proses yang sudah berjalan bahkan mau selesai, seperti pembebasan lahan dan pembangunan bandar udara. "Dulu paketnya terlalu positif untuk investor," ujar Gita.

Proyek kawasan wisata terpadu senilai US$ 700 juta ini dibangun di lahan seluas 1.035 hektare. Gita menambahkan proyek ini akan direalisasikan dalam beberapa tahap dengan durasi sekitar 10 tahun. Tapi jika sampai batas akhir waktu perjanjian realisasi investasi belum penuh sampai US$ 700 juta, pemutusan tender dan pencarian investor baru lagi.

Gita menambahkan, saat ini pembangunan landasan pacu (runway) sepanjang 2,7 kilometer di bandar udara sudah hampir selesai. "Sekitar Juni, airport baru sudah beroperasi," ujar wakil Kepala BKPM, M. Yus'an seusai rapat dengan Komisi Perdagangan, Perindustrian dan Investasi beberapa waktu silam.

Sebelumnya tender proyek kawasan wisata terpadu tersebut sudah dimenangkan oleh Emaar Properties, perusahaan asal Dubai Unie Emirat Arab. Tetapi perjanjian investasi tersebut menjadi kadaluwarsa pada pertengahan 2009 karena perusahaan tersebut terbelit masalah keuangan.

ARYANI KRISTANTI