Kementerian Panggil PGN Bahas Gas Industri

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kementerian Perindustrian telah memanggil direksi Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk membahas alokasi gas industri. "Kami prihatin dengan kondisi tersebut, maka kami memanggil Direksi PGN," kata Direktur Jenderal Industri Agro dan Kimia, Kementerian Perindustrian, Beny Wahyudi, lewat pesan pendek kepada Tempo, Senin (8/3).

Pada pertemuan tersebut, Kementerian dan PGN akan mencari solusi masalah alokasi gas ini. "Sebagai opsi penyelesaian adalah pemulihan pasok gas ke PGN, kalau perlu dengan mengurangi alokasi ekspor," ujar Beny.

PGN akan mengurangi alokasi gas untuk industri sebesar 20 persen mulai 1 April mendatang. Kalangan industri keberatan dengan rencana pengurangan alokasi gas tersebut. Bila alokasi dikurangi, pengusaha harus mengurangi salah satu faktor untuk biaya produksi dengan mengurangi biaya produksi lain semisal pengurangan tenaga kerja.

EKA UTAMI APRILIA