foto

Suka Hardjana


Topik


Forum Menyimak Musik Klasik  

TEMPO Interaktif, JakartaKomunitas Salihara, Jakarta, menggelar kuliah umum bertema “Menyimak Musik Klasik hingga Kontemporer” dengan pembicara Suka Hardjana, seorang pengamat musik klasik. Acara yang diselenggarakan saban Sabtu sore sepanjang Maret ini dibagi ke dalam beberapa topik bahasan. Sabtu lalu, topik yang dibahas tentang musik dan bunyi serta musik Barok.

Boleh dibilang, banyak orang gemar mendengarkan musik klasik Barat yang terkadang tanpa latar pengetahuan bagaimana karya musik itu diciptakan. Lalu, di mana letaknya musik tersebut dalam khazanah musik klasik dari zaman ke zaman.Pengalaman mendengarkan musik niscaya akan makin kaya makna jika kita mengenal lebih dalam hal-ihwal mengenai khazanah musik maupun menyangkut karya itu sendiri.

Dalam ceramahnya Suka Hardjana menyatakan, unsur musik itu ada empat, yakni ritme, melodi, harmoni, dan timbre. Meski begitu, jika salah satu unsur tersebut sudah ada, ya, sudah bisa dikatakan musik.

Pada kesempatan yang sama, Suka Hardjana juga menjelaskan tentang musik Barok. “Musik Barok ada sebelum musik Klasik lahir,” katanya. “Musik Barok berkembang di Eropa, terutama Italia,” tambah alumnus Akademi Musik Detmold, Jerman, dan pernah menjadi dosen di Konservatorium der Freien Hansestadt, Bremen, Jerman itu.

Kuliah umum itu juga diselingi dengan memberikan contoh komposisi-komposisi musik Barok lewat kaset yang diperdengarkan.

Yenny Shandra Dewi